23 March 2026

Get In Touch

Lonjakan Arus H+1 Lebaran, 62 Ribu Kendaraan Padati 3 Ruas Tol Malang

Kondisi arus lalu lintas di Simpang 4 Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang di H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026). (Santi/Lentera)
Kondisi arus lalu lintas di Simpang 4 Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang di H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026). (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Arus kendaraan pada H+1 Lebaran 2026 mengalami lonjakan di wilayah Malang Raya. Kepolisian Resor (Polres) Malang mencatat lebih dari 62 ribu kendaraan melintas di 3 ruas tol utama, yakni Lawang, Singosari, dan Pakis, pada Minggu (22/3/2026).

"Untuk kendaraan keluar dari Malang mengarah ke Surabaya pada H+1 Lebaran tercatat sebanyak 29.542 unit. Sedangkan kendaraan yang masuk ke Malang menuju Kota Malang maupun Kota Batu mencapai 32.599 unit," ujar Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Kanit Turjawali) Polres Malang, Iptu Andi Agung, Senin (23/3/2026).

Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan cukup tajam dibandingkan hari-hari sebelumnya, selama periode Operasi Ketupat Semeru 2026. Pada hari-hari biasa, volume kendaraan yang melintas di tiga ruas tol tersebut berkisar di angka 17 ribu hingga 22 ribu kendaraan per hari.

Menurut Andi, kondisi ini mengindikasikan lalu lintas (lalin) pada H+1 Lebaran tidak hanya didominasi oleh arus balik pemudik. Tetapi juga dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan wisata ke wilayah Malang Raya, khususnya Kota Batu yang dikenal sebagai destinasi favorit.

Sementara itu, Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kanit Kamsel) Satlantas Polres Malang, Ipda Umar Kiswoyo, menyebut peningkatan volume kendaraan pada H+1 Lebaran tergolong sangat tinggi. Meski demikian, kondisi lalu lintas secara umum masih dapat dikendalikan.

"Kemarin memang terjadi peningkatan volume kendaraan yang sangat luar biasa. Namun dengan pola-pola yang kami lakukan, lalu lintas masih terkendali," ujarnya.

Umar menjelaskan, salah satu strategi yang diterapkan adalah pengaturan lampu lalu lintas secara manual di sejumlah titik rawan kepadatan, seperti di Simpang Empat Karanglo. Pengaturan dilakukan dengan mempertimbangkan prioritas arah tujuan kendaraan.

Selain itu, petugas juga menerjunkan tim urai di sejumlah titik yang berpotensi menjadi trouble spot, mulai dari Simpang 4 Karanglo, Simpang 3 Masjid Kembar, Simpang 4 Kepuharjo, dan Simpang 3 Karangploso. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama di jalur menuju Kota Malang dan Kota Batu.

Memasuki H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026), Umar mengatakan peningkatan volume kendaraan kembali terpantau sejak pukul 08.00 WIB, khususnya di kawasan Exit Tol Singosari. 

"Kami sudah melakukan langkah antisipasi, termasuk menarik arus dari arah Karangploso dan mengatur kendaraan dari arah barat ke timur yang masuk ke exit tol. Personel tetap kami siagakan," tambah Umar.

Terkait rekayasa lalu lintas, pihak kepolisian menyebutkan sejumlah skenario telah disiapkan, termasuk pengalihan arus ke jalur alternatif maupun rekayasa menuju Kota Malang sebelum ke Kota Batu. Namun, langkah tersebut belum diberlakukan karena kondisi masih dinilai terkendali.

Reporter: Santi Wahyu/Editor:Widyawati

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.