14 March 2026

Get In Touch

Antisipasi Kriminalitas Saat Mudik, Pemkot Surabaya Optimalkan CCTV dan Siskamling

Command Center 112 Surabaya.
Command Center 112 Surabaya.

SURABAYA (Lentera)- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat sistem pengamanan di berbagai wilayah. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi peningkatan tindak kriminalitas yang kerap terjadi saat masa mudik dan libur Lebaran.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, mengatakan, keamanan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat.

“Keamanan ini tidak bisa serta-merta menjadi tugas satu pihak saja. Ada peran kepolisian, TNI, dan pemerintah kota. Namun yang paling penting adalah partisipasi masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan,” kata Fikser, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, warga diharapkan berani melapor jika menemukan atau mencurigai adanya potensi tindak kriminal di lingkungan sekitar. Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga barang berharga serta memastikan keamanan kendaraan pribadi.

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Surabaya terus memperluas pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis. Keberadaan CCTV dinilai tidak hanya membantu mempercepat proses pengungkapan kasus, tetapi juga berfungsi sebagai upaya pencegahan karena dapat mengurangi niat pelaku kejahatan.

“CCTV ini selain membantu mengungkap kasus dengan cepat, juga bisa menjadi pencegah karena pelaku akan berpikir ulang ketika mengetahui ada pengawasan kamera,” ujarnya.

Di sisi lain, pengamanan lingkungan juga diperkuat melalui penerapan sistem satu pintu atau one gate system di kawasan permukiman. Program ini dilakukan dengan pembangunan portal lingkungan yang dikoordinasikan bersama pengurus RT dan RW setempat.

“Pembangunan portal di sejumlah wilayah telah dilakukan sejak tahun lalu melalui koordinasi dengan perangkat wilayah. Langkah tersebut bertujuan membatasi akses keluar-masuk kawasan permukiman sehingga pengawasan lingkungan menjadi lebih optimal,” terangnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga mendorong masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling), terutama saat musim mudik ketika banyak rumah ditinggalkan pemiliknya.

“Ketika musim mudik, banyak kampung yang menjadi lebih sepi. Karena itu kami berharap warga yang masih berada di lingkungan tersebut bisa bersama-sama menjaga keamanan melalui siskamling,” jelasnya.

Fikser menambahkan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 300/2326/436.8.6/2026 tentang Pedoman Keamanan dan Ketertiban selama Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026. Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, RW hingga pelaku usaha, agar meningkatkan kesiapsiagaan serta berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Keamanan kota akan terjaga dengan baik apabila seluruh elemen masyarakat turut berperan bersama pemerintah dan aparat,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Amanah

Editor: Lutfiyu Handi 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.