25 February 2026

Get In Touch

Wabup Sidoarjo Sidak Harga Sembako dan Serap Aspirasi Pedagang di Pasar Porong

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, sidak harga kebutuhan pokok di Pasar Porong, Selasa (24/2/2026).
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, sidak harga kebutuhan pokok di Pasar Porong, Selasa (24/2/2026).

SIDOARJO (Lentera) - Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Porong, Selasa (24/2/2026), di sela kegiatan penyaluran bantuan kursi roda bagi masyarakat Kecamatan Porong.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan stabilitas harga sembako serta memantau secara langsung kondisi pasar pada hari keempat bulan Ramadan. Dalam sidak tersebut, Wabup Mimik berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok di tingkat pasar. 

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga sembako terpantau relatif stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan meskipun terjadi peningkatan permintaan selama Ramadan. “Alhamdulillah, sampai hari ini harga kebutuhan pokok masih stabil. Memang ada kenaikan dan penurunan kecil, tetapi masih dalam batas wajar. Insya Allah ketersediaan sembako juga cukup hingga Lebaran nanti,” ujar Wabup Mimik.

Selain memantau harga, Wabup Mimik juga menyerap aspirasi dari pedagang dan pengunjung pasar terkait kondisi sarana dan prasarana. Sejumlah pengunjung mengeluhkan kondisi jalan di area pasar yang mulai bergelombang dan dinilai dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengunjung saat beraktivitas.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan segera berkoordinasi dengan pengelola pasar dan paguyuban pedagang guna mencari solusi terbaik dalam meningkatkan kualitas fasilitas pasar.

“Kondisi Pasar Porong ini perlu perhatian bersama. Kami melihat masih banyak lapak yang kosong dan aktivitas pasar belum begitu ramai. Pemerintah harus hadir untuk mencarikan solusi agar pasar kembali hidup dan diminati masyarakat,” tegasnya.

Wabup Mimik juga menyoroti keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di luar area pasar yang dinilai turut memengaruhi aktivitas perdagangan di dalam pasar. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan mengkaji penataan kembali agar aktivitas jual beli dapat berjalan lebih tertata dan merata.

Melalui kegiatan sidak ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan bahan pangan, serta meningkatkan kualitas fasilitas pasar demi kenyamanan pedagang dan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. (*) 

 

 

Reporter : Teguh
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.