20 February 2026

Get In Touch

Pemkot Palangka Raya Komitmen Turunkan Angka Kemiskinan Menjadi 3,30 Persen

Pemkot Palangka Raya komitmen turunkan angka kemiskinan menjadi 3,30 persen.
Pemkot Palangka Raya komitmen turunkan angka kemiskinan menjadi 3,30 persen.

PALANGKA RAYA (Lentera) – Di tahun 2026 ini Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya telah berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan di wilayah setempat menjadi 3,30 persen.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Ahmad Zaini, mengatakan target penurunan kemiskinan menjadi agenda prioritas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. "Tahun 2026 ini, Pemkot Palangka Raya manargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 3,30 persen, ini menjadi tantangan tersendiri mengingat adanya tren kenaikan dalam dua tahun terakhir,” papar Zaini, Kamis (19/2/2026).

Lebih lanjut ia mengatakan, tingkat kemiskinan di Kota Palangka Raya tercatat sebesar 3,52 persen pada 2024, namun mengalami kenaikan menjadi 3,62 persen pada 2025.  Saat ini, jumlah penduduk miskin tercatat sekitar 11.200 jiwa dari total populasi penduduk yang mencapai kurang lebih 310.000 jiwa.

Zaini menjelaskan, peningkatan persentase tersebut berbanding lurus dengan meningkatnya standar Garis Kemiskinan (GK) di Kota Palangka Raya. Kenaikan standar GK ini mengindikasikan adanya peningkatan harga kebutuhan pokok dan pergeseran pola konsumsi masyarakat.

"Kita harus memastikan agar tren kenaikan ini tidak berlanjut, kuncinya ada pada akurasi data, konvergensi program, serta kualitas pelaksanaan di lapangan, serta intervensi penanggulangan kemiskinan yang harus benar-benar efektif,” tegasnya.

Zaini menekankan, untuk memutus tren kenaikan ini, diperlukan langkah-langkah strategi yang terukur. Karena itu seluruh jajaran Perangkat Daerah diminta untuk memastikan akurasi data penerima manfaat agar bantuan dan program tepat sasaran.

Ia menambahkan, melalui koordinasi yang kuat antar sektor, diharapkan target penurunan angka kemiskinan sesuai RPJMD dapat tercapai demi kesejahteraan masyarakat Kota Palangka Raya. "Kami berharap seluruh program penanggulangan kemiskinan dapat terlaksana secara inklusif dan sinergis," pungkasnya. (*)

 

Reporter : Novita
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.