25 January 2026

Get In Touch

Wali Kota Surabaya Tinjau Bazar Pengembalian 1.050 Motor di Polrestabes

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau Bazar Pengembalian Barang Bukti di Polrestabes Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau Bazar Pengembalian Barang Bukti di Polrestabes Surabaya

SURABAYA (Lentera) -Polrestabes Surabaya menggelar "Bazar Pengembalian Barang Bukti" berupa 1.050 unit sepeda motor hasil sitaan dan temuan untuk dikembalikan kepada pemilik sah tanpa dipungut biaya. Ribuan kendaraan tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta penertiban lalu lintas.

Kegiatan bazar pengembalian kendaraan bermotor ini dilaksanakan pada 21-23 Januari dan 26-30 Januari 2026, pukul 08.00-15.00 WIB, bertempat di Polrestabes Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi dan mengucapkam terima kasih kepada Kapolrestabes Surabaya beserta jajaran atas upaya pengungkapan kasus curanmor dan pengembalian kendaraan kepada masyarakat.

"Saya matur nuwun (terima kasih) Pak Kapolrestabes Surabaya, karena beliau mengadakan bazar motor. Bazar motor ini adalah hasil pengungkapan, penangkapan terkait dengan pencurian motor yang ada di Surabaya," kata Eri, Jumat (23/1/2026).

Ia mengungkapkan terdapat sekitar 1.050 unit sepeda motor yang ditampilkan dalam bazar motor Polrestabes Surabaya. Selain itu, terdapat sekitar 100 unit kendaraan lain yang masih dalam proses pendataan dan belum dibawa ke lokasi bazar. 

Eri mengimbau warga Surabaya yang merasa kehilangan sepeda motor agar memanfaatkan berbagai kanal informasi resmi yang disediakan oleh Polrestabes Surabaya. "Saya berharap kalau ada warga Surabaya yang kehilangan motor, tolong bisa dilihat media sosial Pak Kapolrestabes atau Polrestabes Surabaya, untuk melihat, apakah ada motor saya di sini," tuturnya.

Selain melalui media sosial, Polrestabes Surabaya juga menyediakan posko pencarian kendaraan untuk memudahkan masyarakat dalam mengecek keberadaan sepeda motor yang hilang.

Eri menegaskan pengambilan kendaraan di Polrestabes Surabaya tidak dipungut biaya dan masyarakat hanya perlu membawa bukti kepemilikan kendaraan. "Kalau ada yang bilang pengambilan motor di Polrestabes bayar, itu tidak benar. Karena semuanya gratis," tambahnya.

Eri juga menekankan upaya pencegahan curanmor tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat kepolisian maupun pemerintah kota, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. 

Eri berharap warga Surabaya untuk bersama-sama menjaga keamanan kendaraan masing-masing. 

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan komitmen kepolisian dalam menangani dan mencegah kasus curanmor di Kota Pahlawan. "Alhamdulillah ini Pak Wali juga mendorong terus untuk kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya adalah ini, kita berikan pelayanan kepada yang selama ini menjadi korban curanmor," ujar Kombes Pol Luthfi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang kendaraannya belum ditemukan. "Memang banyak juga masyarakat yang ke sini Pak Wali, kecewa juga karena kendaraan belum (ketemu). Saya juga mohon maaf karena memang mungkin belum saatnya," tuturnya.

Meski demikian, ia memastikan pihaknya akan terus berupaya mengungkap seluruh kasus curanmor di Kota Pahlawan. "Insyaallah kita komitmen terus untuk mengupayakan, mengungkap, semua curanmor ini," tutupnya.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.