23 January 2026

Get In Touch

Pemasangan Erection Girder Jalan Tol, Pemkot Kediri Tutup Jalan Suparjan Mangun Wijaya Empat Hari

Penutupan Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Kota Kediri selama empat hari dengan adanya pemasangan erection girder jalan tol Kediri-Tulungagung, Kamis (22/1/2026).
Penutupan Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Kota Kediri selama empat hari dengan adanya pemasangan erection girder jalan tol Kediri-Tulungagung, Kamis (22/1/2026).

KEDIRI (Lentera) - Terkait pemasangan erection girder proyek jalan tol Kediri-Tulungagung, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Perhubungan setempat melakukan penutupan total Jalan Suparjan Mangun Wijaya selama empat hari mulai, Kamis (22/1/2026) hingga Minggu (26/1/2026). 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin mengatakan dalam rangka pemasangan erection girder proyek jalan tol Kediri-Tulungagung, dilakukan penutupan Jalan Suparjan Mangun Wijaya.

"Penutupan dilakukan mulai hari ini (Kamis) pagi pukul 8.00 WIB dan dibuka kembali, Minggu (26/1/2026) malam pukul 24.00 WIB, jadi Senin paginya sudah bisa dilalui kembali," tuturnya.

Ia menjelaskan, selama pelaksanaan pekerjaan baik kendaraan umum maupun pribadi tidak diperbolehkan melintasi jalan tersebut. Namun demikian, pengguna jalan dapat melaju pada sirip-sirip Jalan Suparjan Mangun Wijaya, dengan catatan tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan. 

"Penutupan jalan ini berdampak pada pengaturan lalu lintas, khususnya kendaraan besar seperti bus dan truk," jelasnya.

Dengan dilakukan rekayasa lalu lintas yang diterapkan sebagai berikut: bus dari arah Tulungagung tetap wajib masuk Terminal Tamanan, kemudian berputar kembali ke arah timur melalui Jalan Yos Sudarso menuju Surabaya. 

Sebaliknya, bus dari arah Surabaya tidak diwajibkan masuk Terminal Tamanan dan dapat langsung melalui Jalan Diponegoro, seperti ke arah Ngronggo menuju Tulungagung. Sedangkan Kendaraan pribadi dapat menggunakan Jalan Kawi dan Jalan Veteran, sebagai jalur alternatif.

Terkait dengan kegiatan tersebut, pihaknya mengimbau kepada pengusaha atau pengguna kendaraan bermuatan besar agar memperhatikan rute truk yang telah ditentukan sesuai rekayasa lalu lintas. 

"Untuk masyarakat terutama yang biasa mengakses bus di Jalan Suparjan Mangun Wijaya maupun sepanjang Jalan Ahmad Dahlan, diimbau berpindah ke kawasan Jalan Yos Sudarso sisi utara selama masa penutupan berlangsung. Sementara itu, aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat melalui Jalan Kawi atau Jalan Veteran," imbaunya.

Guna memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas, tim gabungan terdiri dari Dishub Kota Kediri, Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, serta LMA selaku pelaksana proyek jalan tol akan melakukan patroli dan pengamanan di lapangan. 

Pemkot Kediri menegaskan, penutupan jalan ini bersifat tentatif, apabila pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal, maka Jalan Suparjan Mangun Wijaya dapat dibuka kembali lebih awal. 

"Kami mengingatkan kepada masyarakat terutama pengguna jalan, untuk mematuhi rambu-rambu, mengikuti arahan petugas, serta merencanakan perjalanan dengan baik demi kelancaran bersama," pungkasnya. 

 

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.