22 January 2026

Get In Touch

Peneliti ITS Borong Hitachi Asia Innovation Awards Tiga Tahun Berturut-turut

Dari kiri: Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, dan Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono ST MT usai seremoni penyerahan penghargaan The Hitachi Global Founda
Dari kiri: Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, dan Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono ST MT usai seremoni penyerahan penghargaan The Hitachi Global Founda

SURABAYA (Lentera) -Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi salah satu perguruan tinggi penerima terbanyak The Hitachi Global Foundation Asia Innovation Awards di Indonesia setelah secara konsisten meraih penghargaan tersebut selama tiga tahun berturut-turut, periode 2023 hingga 2025.

Dalam rentang waktu tersebut, sebanyak lima peneliti ITS berhasil meraih penghargaan pada kategori bergengsi. Pada 2023, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD dari Departemen Kimia memperoleh Outstanding Innovation Award, sementara Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD dari Departemen Teknik Informatika meraih Encouragement Award.

Prestasi berlanjut pada 2024 melalui Prof Dr rer pol Heri Kuswanto SSi MSi dari Departemen Statistika yang kembali membawa pulang Encouragement Award. Sementara pada 2025, ITS mencatatkan dua peneliti sebagai penerima penghargaan, yakni Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD dari Departemen Kimia sebagai peraih Outstanding Innovation Award serta Dr rer nat Ir Ruri Agung Wahyuono ST MT dari Departemen Teknik Fisika sebagai penerima Encouragement Award.

Pada ajang The Hitachi Global Foundation Asia Innovation Awards 2025, Prof Adi Setyo Purnomo mendapat pengakuan atas riset berjudul From Pollutants to Protein: Novel Eco-Bioremediation Beads for Environmental Health and Food Security. Penelitian tersebut menawarkan solusi inovatif dalam mengonversi polutan limbah menjadi sumber daya bernilai guna yang mendukung kesehatan lingkungan sekaligus ketahanan pangan.

Sementara itu, Dr Ruri Agung Wahyuono dianugerahi penghargaan melalui risetnya berjudul Sustainable Manufacturing of Functional Nanomaterials-Based Sensors for Energy, Health, and Environmental Monitoring. 

Riset ini berfokus pada pengembangan sensor berbasis nanomaterial fungsional yang diproduksi secara berkelanjutan untuk aplikasi strategis di bidang energi, kesehatan, dan pemantauan lingkungan.

The Hitachi Global Foundation Asia Innovation Awards merupakan bentuk apresiasi internasional terhadap pencapaian unggul di bidang penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) sains dan teknologi yang berdampak pada implementasi sosial serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS, Fadlilatul Taufany ST PhD, menyebut penghargaan ini sebagai bukti keunggulan riset ITS yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan tantangan global.

“Capaian ini merupakan manifestasi nyata dari misi ITS dalam memajukan kemanusiaan melalui teknologi,” ujar dosen yang akrab disapa Taufany ini, Senin (19/1/2026).

Dosen Departemen Teknik Kimia itu menambahkan, ITS secara konsisten memberikan dukungan kepada para peneliti melalui penguatan roadmap riset, fasilitasi pendanaan internal, pendampingan publikasi internasional, serta penguatan jejaring kolaborasi global. 

Menurutnya, konsistensi inovasi, kekuatan kolaborasi, serta kebermanfaatan riset menjadi faktor utama keberhasilan ITS meraih penghargaan ini. “Penilaian tidak hanya pada keunggulan dan kebaruan ilmiah, tetapi juga pada dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, ITS menargetkan peningkatan kualitas dan daya saing riset melalui pengembangan klaster riset unggulan, peningkatan kolaborasi internasional, serta percepatan hilirisasi hasil riset. 

"Harapannya tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga mendorong lahirnya lebih banyak inovasi ITS yang berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan," tutupnya.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.