
SURABAYA (Lentera) - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran ribuan warga dalam open house atau gelar griya Lebaran 2025, yang diadakan selama tiga hari di Gedung Negara Grahadi dan kediamannya di Jalan Jemursari, Surabaya mengutip Antara, Rabu(2/4/2025).
"Alhamdulillah, selama tiga hari ini kami telah menggelar open house halal bihalal bersama masyarakat di Grahadi dan kediaman kami. Ribuan warga dari berbagai kalangan datang untuk bersilaturahim. Banyak yang sudah antre sejak pagi, sehingga kami berusaha untuk memberikan kenyamanan bagi mereka," ujar Khofifah di Surabaya, Rabu.
Pada hari ketiga, Rabu, antusiasme masyarakat masih tinggi. Meskipun gelar griya Lebaran baru dimulai pukul 10.00 WIB, warga telah berdatangan sejak dua jam sebelumnya. Bahkan setelah acara resmi berakhir pada pukul 12.00 WIB, masih banyak warga yang datang untuk bersilaturahim.
Khofifah mengungkapkan momentum terakhir gelar griya menyisakan kesan mendalam. Ia berharap dapat terus bertemu dan menyambung tali persaudaraan dengan lebih banyak warga di berbagai kesempatan.
"Hari terakhir ini memiliki kesan bittersweet. Saya menyadari tidak semua orang bisa hadir dan bertemu langsung. Namun, saya berharap hubungan emosional antara saya dan masyarakat tetap terjalin meskipun dari kejauhan," katanya.
Gubernur Khofifah berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi wadah untuk mempererat silaturahim antara pemerintah dan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
Salah seorang warga, Rahayu, asal Kelurahan Mulyorejo, mengapresiasi inisiatif Gubernur Khofifah dalam mengadakan open house bagi masyarakat. Ia mengaku bahagia dapat bertemu langsung dengan orang nomor satu di Jawa Timur.
"Terima kasih kepada Ibu Khofifah. Saya dan rombongan sangat bersyukur bisa bersilaturahim secara langsung. Ibu sangat ramah. Tadi kami juga sempat berfoto bersama, dan rencananya akan saya unggah di media sosial," ujarnya.
Selain warga, para pedagang di sekitar kediaman Gubernur Khofifah turut merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Sugeng, seorang pedagang bakso, mengaku pendapatannya meningkat signifikan selama tiga hari gelar griya Lebaran.
"Biasanya saya berjualan hingga malam dengan penjualan sekitar 150 hingga 200 porsi. Namun, sejak ada kegiatan ini, dagangan saya habis sebelum siang dengan jumlah penjualan mencapai 300 porsi," ujarnya.
Editor: Arief Sukaputra