
MALANG (Lentera) - Memasuki H+2 Lebaran 2025, lalu lintas di Kabupaten Malang mengalami lonjakan volume kendaraan. Namun, hingga Rabu (2/4/2025) siang, kondisi dari arah exit Tol Singosari menuju Kota Malang dan Kota Batu masih terpantau lancar.
Kepala Pos Pelayanan (Posyan) Karanglo, Kabupaten Malang, Ipda Samsul Khoiruddin, mengonfirmasi arus lalu lintas memang mengalami kenaikan dibandingkan H+1, tetapi masih dapat dikendalikan.
"Alhamdulillah secara keseluruhan arus lalu lintas memang ada peningkatan volume kendaraan, namun masih lancar," ujar Ipda Samsul, dikonfirmasi pada Rabu (2/4/2025).
Berdasarkan data Posyan Karanglo hingga pukul 10.00 WIB, jumlah kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol Singosari mencapai 3.424 unit, sedangkan kendaraan yang keluar melalui exit Tol Singosari menuju Kota Batu dan Kota Malang tercatat sebanyak 3.937 unit.
Sementara itu, arus kendaraan di Gerbang Tol Lawang juga mengalami peningkatan dengan 958 kendaraan masuk dan 677 kendaraan keluar menuju jalur arteri.
Ipda Samsul menyebutkan, meskipun terjadi lonjakan kendaraan, kondisi lalu lintas tetap terkendali berkat penerapan berbagai rekayasa lalu lintas.
Salah satunya terlihat di simpang perempatan Kepuharjo, Karangploso, Kabupaten Malang. Berdasarkan pantauan di lapangan, nampak kepadatan arus kendaraan yang bergerak ke arah Batu maupun keluar dari Batu menuju Karanglo pada pukul 11.25 WIB.
Namun, dengan pemasangan barrier di tengah jalan, arus lalu lintas tetap ramai lancar dan tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang.
"Kalau puncak arus balik, diprediksi akan terjadi pada H+5 hingga H+7 Lebaran," tambah Ipda Samsul.
Reporter: Santi Wahyu/ Editor:Widyawati