04 April 2025

Get In Touch

Pemkot dan Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg di Surabaya Aman

Ilustrasi pangkalan LPG 3 kg/Dok. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus
Ilustrasi pangkalan LPG 3 kg/Dok. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus

SURABAYA (Lenteratoday)- Berdasarkan hasil koordinasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus dan Hiswana DPC Surabaya, kuota LPG 3 Kg di Kota Pahlawan saat ini aman.

"HET LPG 3 kg di tingkat pangkalan resmi tetap Rp18.000 per tabung, sesuai Keputusan Gubernur Jawa Timur No 100.3.3.1/ 801/KPTS/ 013/2024," kata Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma, Kamis (6/2/2025).

Vykka menjelaskan sesuai dengan instruksi Presiden RI pada Selasa, 4 Februari 2025, pengecer diperbolehkan kembali menjual LPG tabung 3 Kg seperti biasa. "Sambil kemudian para pengecer akan diproses menjadi sub-pangkalan," jelasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Terlebih, PT. Pertamina telah mengeluarkan situs resmi agar masyarakat dapat melihat lokasi pangkalan yang terdekat dari tempat tinggalnya.

"Masyarakat dapat melihat lokasi pangkalan terdekat melalui situs resmi PT Pertamina di subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg," ujarnya.

Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) LPG Surabaya, Andi Arifin, menyebut ketersediaan stok LPG 3 Kg di Surabaya dalam kondisi aman, terutama menjelang Ramadan 2025. Bahkan distribusi harian LPG 3 Kg di Surabaya mencapai rata-rata 126.000 tabung per hari. 

"Jika ada kondisi-kondisi tertentu, kami bisa menambah pasokan melalui mekanisme fakultatif 50-100% dari penyaluran harian," sebutnya.
 
Terkait fluktuasi harga, Andi menegaskan bahwa pihaknya menerapkan HET LPG sesuai dengan ketetapan pemerintah di masing-masing pangkalan resmi. "Untuk lonjakan harga kami menerapkan HET standar di masing-masing pangkalan resmi," tegasnya.
 
Andi juga menjelaskan bahwa Pertamina menyalurkan LPG melalui jalur distribusi berjenjang. Mulai dari Pertamina ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), kemudian ke agen, pangkalan dan akhirnya ke konsumen.

"Saat ini, terdapat delapan SPBE PSO (Public Service Obligation), 64 agen PSO, serta 1.854 pangkalan resmi di Kota Surabaya," jelasnya.

Menurutnya, stok LPG di Kota Surabaya disuplai setiap hari dengan jumlah yang sebanding dengan rata-rata penyaluran, yakni sekitar 126.000 tabung per hari. Dimana saat ini harga LPG 3 Kg di Surabaya Rp18.000, sedangkan Bright Gas 5,5 Kg Rp90.000 dan Bright Gas 12 Kg Rp192.000.

"Kami melayani sekitar 181.837 rumah tangga yang terdaftar dalam periode 1 Januari hingga 5 Februari 2025, atau sekitar 88,3% dari total konsumen di Surabaya," pungkasnya. (*)
 
Reporter: Amanah / Co-Editor: Nei-Dya

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.