06 April 2025

Get In Touch

Update Tragedi Tol Pandaan-Malang: 4 Orang Tewas Termasuk Sopir Bus, 48 Luka-luka

Kejadian kecelakaan di KM 77 Tol Pandaan-Malang, Senin (23/12/2024) kemarin. (dok. ist)
Kejadian kecelakaan di KM 77 Tol Pandaan-Malang, Senin (23/12/2024) kemarin. (dok. ist)

MALANG (Lenteratoday) - Empat korban meninggal dunia dan 48 lainnya luka-luka akibat kecelakaan maut di KM 77 Tol Pandaan-Malang, Senin (23/12/2024). Para korban, yang mayoritas merupakan siswa SMP Islam Terpadu asal Gunung Putri, Bogor, kini masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Malang dan Pasuruan. Proses penanganan dan penyelidikan kecelakaan ini terus dilakukan hingga Selasa (24/12/2024) hari ini.

"Update hari ini, empat korban meninggal dunia ini seluruhnya ada di RS Saiful Anwar Kota Malang. Untuk yang dua korban meninggal dunia yakni sopir truk dan kernet yang berasal dari Jawa Timur, siang hari ini diambil oleh pihak keluarga," ujar Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, ditemui di tengah proses olah TKP.

Saat ini, Kholis menyampaikan, sopir truk yang selamat sedang dirawat akibat luka di lengan dan lebam di bagian pelipis. Penyidik Polres Malang bersama Dirlantas Polda Jatim, menurutnya juga terus mendalami penyebab kecelakaan dengan bantuan alat Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengumpulkan bukti.

"Untuk penerapan pasal kemudian siapa terduga pelaku, masih menunggu proses penyelidikan. Nanti setelah lengkap kita akan gelar perkara untuk menetapkan siapa pelakunya dan pasal apa yang dikenakan. Mohon waktu," tambah Kholis.

Adapun mayoritas korban luka yakni siswa kelas 7 dan 8 yang sedang mengikuti perjalanan study tour. Menurut Kholis, kondisi para korban luka saat ini masih dalam observasi intensif oleh tim dokter di beberapa rumah sakit.

"Mayoritas korban anak-anak, sehingga butuh waktu untuk memastikan kondisi mereka stabil. Kami berharap yang mengalami luka ringan bisa segera pulih dan menjalani rawat jalan," ungkapnya.

Sebagai upaya mempermudah akses informasi, Polres Malang juga telah mendirikan Crisis Center di Pos Pelayanan Karanglo, dekat exit Tol Singosari. "Keluarga korban dari luar kota bisa datang ke Crisis Center untuk memperoleh informasi atau bantuan," katanya.

Sementara itu, Kepala Pos Pelayanan Karanglo, IPTU Ahmad Akrom, menyebutkan hingga saat ini belum ada keluarga korban yang datang ke Crisis Center. "Namun, perwakilan dari Yayasan SMP IT Darul Quran Mulya Putri II Bogor sudah datang pagi tadi untuk mengurus surat keterangan bagi anak-anak yang sudah bisa keluar dari rumah sakit," ujarnya.

Dirincinya, total korban dalam kecelakaan ini mencapai 52 orang, terdiri dari 45 perempuan dan 7 laki-laki. Korban meninggal dunia berjumlah empat orang, sementara 48 lainnya mengalami luka-luka. Para korban tersebar di berbagai rumah sakit di Malang dan Pasuruan, termasuk RS Lawang Medika, RSUD Lawang, RS Prima Husada Singosari, RS Prima Husada Sumberejo Pasuruan, dan RSSA Kota Malang.

Sebagai informasi, kecelakaan ini bermula ketika sebuah truk wingbox yang diduga tidak kuat menanjak di KM 77 Tol Pandaan-Malang mundur tak terkendali dan menabrak bus pariwisata yang mengangkut rombongan siswa. Kejadian tersebut juga sempat menyebabkan arus lalu lintas dialihkan untuk sementara waktu.

Reporter: Santi Wahyu/Editor:Widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.