07 April 2025

Get In Touch

Warga Terdampak Tanah Gerak di Desa Ngrandu Trenggalek Takut Pulang, Retakan Tanah Semakin Parah

Kondisi rumah yang terdampak tanah gerak di Desa Ngrandu Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek
Kondisi rumah yang terdampak tanah gerak di Desa Ngrandu Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek

TRENGGALEK (Lenteratoday) - Fenomena tanah bergerak di Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, menyebabkan puluhan warga terpaksa mengungsi akibat retakan tanah yang semakin parah. Warga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret guna mencegah bencana lebih besar, sementara pihak kepolisian dan BPBD terus memantau situasi untuk memastikan keselamatan warga.

Salah satu warga terdampak, Yeni Yuliawati (23), mengungkapkan bahwa tanda-tanda pergerakan tanah sudah mulai dirasakan sejak dua tahun lalu. Namun, kondisi memburuk secara signifikan pada malam sebelum insiden.

“Lantai rumah mulai terbelah, dan retakan di tembok semakin melebar. Kami terpaksa mengungsi malam itu juga, membawa barang-barang penting ke tempat yang lebih aman,” terang Yeni, Rabu (18/12/2024).

Bersama puluhan warga terdampak lainnya, Yeni dan keluarga terpaksa untuk tinggal di posko pengungsian. Beberapa warga lain ada yang mengungsi di rumah saudara yang berada di dekat Desa Ngrandu. Dirinya pun mengungkapkan kalau tidak berani untuk pulang ke rumah khawatir adanya bahaya yang lebih besar.

“Rumah kami sudah rusak berat. Kami takut retakan tanah ini bisa menyebabkan longsor sewaktu-waktu,” tambahnya.

Warga setempat mendesak pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk menangani bencana ini. Mereka berharap ada langkah-langkah jangka panjang untuk mengatasi permasalahan tanah bergerak, seperti stabilisasi struktur tanah dan perbaikan infrastruktur.

“Kami butuh solusi permanen, bukan hanya bantuan sementara. Harapannya, pemerintah bisa memberikan rasa aman bagi kami yang tinggal di sini,” ujar Yeni dengan penuh harapan.

Sementara itu, pihak kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek terus memantau situasi di lokasi terdampak. Kepala Polres Trenggalek, AKBP Indra, menegaskan bahwa upaya penanganan harus dilakukan secara darurat sekaligus preventif untuk mengantisipasi bencana lebih besar.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar masalah ini segera terselesaikan. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegas AKBP Indra. (*)

Reporter: Herlambang | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.