07 April 2025

Get In Touch

Khofifah Puji Kelezatan Ayam Panggang Gandu Magetan

Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat proses pembuatan ayam panggang Gandu di Magetan.
Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat proses pembuatan ayam panggang Gandu di Magetan.

SURABAYA (Lenteratoday) - UKM ayam panggang Gandu Miroso Bu Hj Mina Suryani Magetan yang berlokasi di Dusun Gandu, Desa Krajan Karangreji, Kecamatan Karangrejo menarik perhatian Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa.

Bagi Khofifah, saat berkunjung ke Magetan tidak enak rasanya jika tidak mampir dan menikmati kuliner khasnya. Salah satu kuliner khas Magetan adalah ayam panggar Gandu Roso Hj Mina Suryani. Bahkan, Khofifah tidak kali ini saya berkunjung di kampung sentra ayam panggang Gandu Roso, sebelumnya juga sudah pernah ke tempat tersebut.

Dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Senin (7/10/2024) menyebut saat Khofifah datang di tempat tersebu7t sudah nampak suguhan ayam panggang berukuran jumbo dengan baluran bumbu rujak yang medok. Kelezatan bumbu ayam panggang inilah yang membuat Khofifah kembali lagi ke tempat ini.

“Yang bikin kangen adalah Bumbunya pakai bumbu jangkep yang medok. Bikin ketagihan ini rasanya. Apalagi dipadu dengan urap, ada lodeh juga sambal dan lalapan,” ujarnya.

Yang membuat istimewa, masakan ayam panggang gandu tersebut masih menerapkan cara memasak tradisional yaitu menggunakan tungku kayu bakar sehingga membuat bumbu kian meresap dan nikmat.

“Yang ke Magetan wajib mampir ke kampung ini. Dijamin bikin ketagihan ingin balik lagi menikmati ayam kampung panggang Gandu ini,” ujarnya.

Kelezatan ayam panggang ini pun sudah dikenal masyarakat luas. Tak heran jika pembelinya datang dari berbagai daerah. Bahkan tak hanya dari kawasan Jawa Timur saja, namun juga ada yang dari Jawa Tengah. Terlebih lagi harga juga cukup terjangkau yaitu Rp70 ribu hingga Rp150 ribu. 

Dalam kunjungannya, Khofifah pun bahkan menyempatkan diri untuk menengok proses pembuatan ayam kampung panggang di dapur. Di sana tungku api tengah mengepul membakar ratusan ayam setiap harinya.

“Jadi ini se-Kampung Gandu banyak warga yang membuka usaha warung ayam panggang. Jadi ini kampung sentra ayam panggang Gandu,” ujarnya.

Sedangkan warung milik Hj Mina Suryani ini sudah didirikan sejak tahun 1988. Ia membuka usaha ini semula dengan cara keliling menggunakan sepeda roda dua. Seiring dengan market yang luas, akhirnya ia membuka warung sendiri hingga saat ini menjadi besar dan mampu menjual 100 hingga 200 ekor ayam dalam sehari.

“Semoga menjadi usaha yang terus berkembang. Apalagi beliau tadi cerita sudah mulai melakukan pemasaran secara online. Ini sangat kreatif dan inspiratif. Semoga usaha kuliner di Jatim terus berkembang,” katanya.

Di sisi lain, Hj Mina Suryani menegaskan bahwa ia senang sekali warungnya dikunjungi Khofifah. Sebagai jamaah Muslimat, ia senang sekali bisa bertemu dan langsung menyajikan masakan ayam panggangnya untuk Khofifah.

“Alhamdulillah saat ini karyawan di sini sudah 25 orang. Tetangga yang dulunya buruh tani, atau yang masih menganggur ikut kerja dengan kami, kami bersyukur bisa ikut membuka lapangan kerja,” ujar Mina. (*)

Reporter : Lutfi/rls | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.