
ACEH (Lenteratoday) - Dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 yang digelar di Bale Meuseuraya Aceh (BMA) Banda Aceh, kontingen Jawa Timur berhasil meraih juara umum cabang olahraga muaythai.
Prestasi itu didapat setelah Jawa Timur mendapatkan enam medali emas, sembilan perak dan tiga perunggu dari pertandingan seni dan pertandingan laga cabang olahraga muaythai PON 2024.
Perolehan tersebut berhasil mengungguli Jawa Barat yang mengumpulkan lima medali emas, satu medali perak dan lima perunggu. Kemudian, di posisi ketiga ada tuan rumah Aceh yang mengumpulkan tiga medali emas satu perak san tiga perunggu.
"Alhamdulillah kita syukuri keluar sebagai juara umum di cabang olahraga muaythai, kami bangga dengan hasil ini," kata Ketua Muaythai Indonesia Jawa Timur, Baso Juherman, di Banda Aceh, Selasa (10/9/2024).
Para atlet junior Jatim yang melawan atlet senior hingga atlet pelatnas mampu memberikan yang terbaik. Dia menandaskan bahwa hasil ini merupakan kerja keras atlet bersama pelatih dan pengurus untuk melakukan program pelatihan panjang dan hasilnya dapat dilihat dengan prestasi yang ada saat ini.
"Kalau latihan bagus maka hasil yang akan didapatkan juga bagus, ini gambaran kita ke depan agar mempersiapkan atlet lebih baik lagi untuk prestasi," kata dia.
Meski demikian, dia mengatakan bahwa atlet Jawa Timur masih kurang pengalaman karena di nomor laga ini ada 11 atlet yang bertarung di partai final tapi yang menang hanya tiga atlet saja dan sisanya kalah dari lawan-lawan mereka.
Diantaranya adalah karena kalah pengalaman dari lawan-lawan di final, meski secara fisik, otot atlet bagus. "Namun, pengalaman tentu sangat menentukan dan kami memang banyak membawa atlet junior di PON ini," kata dia.
Ia mengatakan setelah ini pihaknya akan terus memberikan pelatihan kepada atlet yang ada sekarang untuk meraih prestasi lebih baik ke depan.
"Kami hanya dapat perak di PON Papua dan di sini ada enam medali emas, ini pencapaian yang luar biasa dan tentu akan kami tingkatkan di pertandingan ke depan," kata dia.(*)
Sumber : Antara | Editor : Lutfiyu Handi