04 April 2025

Get In Touch

FIFA: Mulai 2024, Piala Dunia U-17 akan Diselenggarakan Setiap Tahun

FIFA: Mulai 2024, Piala Dunia U-17 akan Diselenggarakan Setiap Tahun

ZURICH (Lenteratoday) - Piala Dunia U-17 FIFA akan diselenggarakan setiap tahun, bukan dua tahun sekali seperti saat ini. Rencana itu akan dimulai 2025 dan berlangsung di Qatar. Tak hanya itu, seperti Piala Dunia senior, turnamen U-17 juga akan diperluas menjadi 48 tim.

Sementara untuk Piala Dunia U-17 putri, Maroko menjadi tuan rumah acara. Pada 2025 juga akan diperluas menjadi 24 tim hingga 2029. Diketahui pada 2022 hanya memainkan 16 tim.

"Ini merupakan hasil dari seruan global yang menyatakan ketertarikannya untuk menjadi tuan rumah kedua kompetisi tersebut, dengan fokus untuk meningkatkan penggunaan infrastruktur sepak bola yang sudah ada demi efisiensi dan keberlanjutan turnamen," ujar FIFA dikutip Jumat (15/3/2024).

Piala Dunia U-17 putra terakhir diadakan pada 2023 dengan Jerman memenangkan gelar pertama mereka. Spanyol memenangkan edisi putri pada tahun 2022.

Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia putra senior 2022 pada musim dingin, sementara Maroko menjadi salah satu tuan rumah bersama untuk edisi 2030.

FIFA juga mengatakan bahwa dana sebesar 2,25 miliar dolar AS atau lebih dari 30 triliun rupiah telah dialokasikan untuk siklus 2023-2026 untuk investasi dalam pengembangan sepak bola.

"Berkat tata kelola keuangan yang solid, FIFA berada di jalur yang tepat untuk melampaui target anggaran sebesar 11 miliar dolar AS untuk siklus 2023-2026," kata Presiden FIFA Gianni Infantino pada pertemuan Dewan FIFA.

Infantino juga menyerukan pemberlakuan tindakan yang lebih ketat untuk memerangi rasisme. Bulan lalu, ia menyerukan agar tim-tim menghadapi kekalahan otomatis jika penggemar mereka menunjukkan perilaku rasis.

"Kongres FIFA ke-74 akan menandai tonggak sejarah dalam upaya berkelanjutan FIFA untuk memerangi rasisme dengan langkah-langkah baru dan lebih ketat yang akan diterapkan di seluruh dunia melalui kerja sama dengan semua asosiasi anggota dan konfederasi," tambah Infantino.

FIFA juga menerbitkan laporan tahunannya, yang menyebutkan bahwa mereka telah mencatatkan pendapatan sebesar 1,17 miliar dolar AS atau sekitar Rp 18 triliun pada tahun 2023, 53 persen lebih tinggi dari tahun 2019, tahun pertama dari siklus sebelumnya.

Pendapatan dari hak siar televisi mencapai 267 juta dolar AS atau sekitar Rp 4 triliun tahun lalu, didorong oleh liputan televisi dari Piala Dunia wanita yang diikuti 32 tim di Australia dan Selandia Baru.

"Pada akhir 2023, total aset FIFA mencapai 5.490 juta dolar AS, dengan sebagian besar dalam bentuk uang tunai dan aset keuangan (86 persen)," kata Alejandro Dominguez, ketua komite keuangan, dalam laporan tersebut.

Laporan tahunan ini akan diserahkan untuk persetujuan akhir di Kongres FIFA pada 17 Mei, ketika tuan rumah Piala Dunia Wanita 2027 juga akan dipilih.

Ada tiga penawaran untuk turnamen tersebut, termasuk satu dari Brasil, satu penawaran gabungan dari Belgia, Jerman dan Belanda, dan satu lagi penawaran gabungan dari Meksiko dan Amerika Serikat.

Sumber: Channel News Asia

Penerjemah: Lambang (mk)/Reporter:widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.