05 April 2025

Get In Touch

Timnas U-24 Indonesia Dibungkam Korut di Asian Games

Timnas U-24 Indonesia di Asian Games 2022 Hangzhou. Foto: NOC Indonesia
Timnas U-24 Indonesia di Asian Games 2022 Hangzhou. Foto: NOC Indonesia

JAKARTA (Lenteratoday)-Pertandingan Timnas Indonesia U-24 vs Korea Utara berakhir dengan skor 0-1. Kekalahan ini membuat Merah Putih menempati posisi 3 klasemen akhir Grup F Asian Games 2022.

Bermain pada laga pemungkas Grup F Asian Games 2022 di Zhejiang Normal University East Stadium, Jinhua, Minggu (24/9/2023) sore WIB, gol Kim Yu-song menjadi pembeda. Gol tersebut tercipta pada babak pertama, tepatnya menit 40'.

Di babak kedua, Indonesia masih kesulitan untuk mengembangkan permainan. Mereka nyaris kebobolan pada menit 78 saat sepakan keras pemain Korut dari luar kotak penalti membentur tiang. Tak ada lagi gol tercipta, Indonesia kalah 0-1 dari Korut.

Sepanjang pertandingan, pertahanan Timnas Indonesia U-24 dikurung oleh Korea Utara. Tetapi, hanya ada sebiji gol saja yang tercipta pada laga tersebut.Meski kalah, Timnas Indonesia U-24 berhak lolos ke 16 besar Asian Games 2022 karena pada laga lainnya, Chinese Taipei di luar dugaan kalah 1-3 dari Kirgistan. Hugo Samir dkk. unggul selisih gol atas dua kontestan tersebut

Diketahui, Indonesia menurunkan Ernando Ari, Taufany Muslihuddin, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, Andy Setyo Nugroho, Dony Tri Pamungkas, Rachmat Irianto, Egy Maulana Vikri, Syahrian Abimanyu, Ramai Rumakiek dan Robi Darwis sebagai starter.

Sementara, starting XI Korut diisi oleh Kang Ju Hyok, Kim Kyong Sok, Kuk Chol Jang, Kuk-Chol Kang II, Kuk-Bom Kim, Chung-song Paek, Kim Pom Hyok, Il-song Ri, Yu Song Kim, Kuk-jin Kim dan Jo-guk Ri.

Kirgistan Runner Uup Grup

Kirgistan tampil gemilang dalam laga pemungkas Grup F Asian Games 2023 dengan melibas Taiwan 4-1 di Stadion Jinhua, Minggu (24/9/2023).Pertandingan yang berlangsung bersamaan dengan laga Indonesia versus Korea Utara ini berlangsung sengit. Kedua tim bermain keras agar bisa menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.

Gaya keras yang dipraktikkan Kirgistan akhirnya menjadi bumerang. Pada menit ke-33 wasit menunjuk titik putih setelah ada pelanggaran keras di dalam kotak penalti.Chen Po Liang yang ditunjuk menjadi algojo titik 12 pas, dengan tenang mengelabui kiper. Sepakan pemain bernomor punggung 17 itu tak bisa diantisipasi dengan baik oleh Kirgistan.

Pada masa injury time, tepatnya menit ke-45 plus dua, Kirgistan berhasil menyamakan kedudukan. Sepakan Ernaz Abilov tak bisa diantisipasi. Ini jadi gol penutup di babak pertama.

Setelah turun minum, permainan Kirgistan berubah. Tim asuhan Maksim Lisitsyn tampil lebih tenang, solid, dan terorganisir. Perubahan gaya main ini berdampak positif.Pada menit ke-55, dalam sebuah skema serangan yang cepat, pemain Taiwan Tzu Ming Huang melakukan kesalahan fatal. Berniat mengantisipasi bola sepakan lawan, malah masuk ke gawang sendiri.

Keunggulan 2-1 ini membuat Kirgistan semakin berani menekan. Sebaliknya Taiwan tertekan dan main tidak tenang. Pada menit ke-62 Kirgistan menambah gol jadi 3-1 lewat aksi Dastanbek Toktosunov.

Hingga wasit Feras Taweel meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. Ini menjadi kemenangan perdana Kirgistan di Grup F setelah sebelumnya kalah dari Indonesia dan Korea Utara.

Saat hasil akhir sepertinya 3-1, Kirgistan kembali mencetak gol di injury time lewat aksi Arsen Sharshenbekov. Ini membuat Kirgistan jadi runner up Grup F dan lolos ke 16 besar mendampingi Korea Utara.

Sejatinya poin Kirgistan dan Indonesia sama-sama tiga, tetapi produktivitas golnya lebih baik dua dari Indonesia. Ini berlaku karena selisih gol Kirgistan dan Indonesia sama-sama nol.

Sumber:bola,ist|Editor:widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.