
KEDIRI (Lenteratoday) - Persik Kediri berhasil mengalahkan Arema Malang 5-2 pada laga derby Jawa Timur dalam lanjutan pekan ketiga Liga 1 Indonesia 2023/2024 di Stadion Brawijaya, Sabtu (15/7/2023). Ini merupakan kemenangan perdana yang diraih tim Macan Putih dan mengereknya ke posisi kedelapan klasemen sementara.
Tampil di depan publik sendiri Persik langsung tampil menggebrak. Hasilnya pertandingan baru berjalan 17 menit, bek kanan Persik Simon Lyngbo berhasil menanduk bola memanfaatkan umpan crossing Moch Supriadi dan menjebol gawang tim tamu yang berjuluk Singo Edan. Skor berubah 1- 0 untuk Persik.
Berhasil mencetak satu gol tidak membuat Persik mengendorkan serangan. Persik kembali menambah keunggulan setelah Renan Silva mencetak gol melalui titik putih menit 22. Kecolongan dua gol dalam 5 menit, arsitek Arema, Joko Susilo menarik Saeful Anwar dan memasukkan Samsuddin menit 26.
Singo Edan terpaksa mengganti bek tengah Ichaka Diarra karena cedera. Pemain asal Mali ini digantikan Jayus Hariono menit 36. Arema FC berusaha mengimbangi determinasi pemain Macan Putih dengan mengandalkan legiun asingnya, Ariel Lucero, Charles Lokolingoy, Charles Raphael Almeida, dan Gustavo Almeida serta pemain lokal macam Arkhan Fikri, Dendi Santoso, hingga Johan Alfarizi.
Beberapa kali serangan yang dilakukan Arema FC belum membuahkan hasil. Kokohnya lini belakang dan kontrol penguasaan lini tengah oleh pemain Persik Kediri berhasil menguasai pertandingan.
Namun berawal dari kesalahan penjaga gawang Kurniawan Kartika Ajie saat menerima backpass dari bek, bola berhasil dicuri oleh Gustavo Almeida.
Gustavo dengan cepat melakukan penetrasi mengelabui satu pemain bertahan Macan Putih dan melesakan bola dengan tendangan kaki kanannya. Arema FC memperkecil keunggulan jadi 2 - 1 pada menit 45, dua menit sebelum wasit Naufal Adya meniup peluit berakhirnya babak pertama.
Pada babak kedua, pelatih kedua tim melakukan beberapa perubahan taktik. Dendi Santoso di kubu Arema FC ditarik keluar digantikan Dedik Setiawan.Sedangkan arsitek Persik Kediri, Marcelo Rospide menambah daya gedor dengan memasukkan Jeam Kelly Stroyer. Sementara M. Supriadi yang mengalami cedera ditarik keluar digantikan Jeffeson Vieira Eufrazio alias Jeffinho.
Hasilnya pergantian pemain di Persik, terbukti ampuh Jeam Kelly yang melakukan penetrasi dari sisi kiri pertahanan Arema FC memberikan assist yang dimanfaatkan oleh Jeffinho melalui sundulan kepalanya. Persik unggul 3 - 1 hingga menit 57.
Tertinggal dua gol membuat Singo Edan tersengat. Gustavo Almeida akhirnya berhasil menipiskan keunggulan melalui tendangan bebas cantik menit 57, 3 - 2 Arema FC menipiskan skor.
Persik memperbesar kemenangan melalui Bayu Otto pada menit ke-70. Dari sisi kiri lini serang Persik lantas diakhiri umpan ke Bayu Otto. Sekali keeping, Bayu lantas melakukan tendangan keras tepat di garis penalti. Bola sepakan itu tak mampu dihalau Adixi Lenzevio. Skor menjadi 4-2 untuk Persik Kediri.
Tim Singo Edan tak berkutik tertinggal dua gol Tertinggal dua gol Perubahan taktik tak terlihat di babak kedua. Kendati memasukkan amunisi baru, seperti Evan Dimas Darmono dan Muhammad Rafli, tak membuat permainan Singo Edan berubah.
Alur permainan justru mononton dengan hanya mengandalkan dari para pemain asingnya seperti Gustavo Almeida dan Ariel Lucero.
Sementara beberapa kali pemain yang baru masuk justru melakukan kesalahan umpan. Hasilnya dapat diduga Persik Kediri kembali mengunci kemenangan 5 - 2 menit 89.
Berawal dari umpan Bayu Otto ke Jeffinho, yang diteruskan langsung kepada Flavio Silva diakhiri tendangan keras dari dalam kotak penalti. Kerjasama segitiga tiga pemain itu membuat lini pertahanan Arema FC seperti terpana dan tak ada yang menutup satu pun.(*)
Reporter: Gatot Sunarko/Editor: widyawati