05 April 2025

Get In Touch

Rumput JIS Tak Standar FIFA, Menteri PUPR: Akan Diganti Semua

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau Jakarta International Stadium (JIS) bersama Ketum PSSI Erick Thohir dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau Jakarta International Stadium (JIS) bersama Ketum PSSI Erick Thohir dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi.

JAKARTA (Lenteratoday)- Jakarta International Stadium (JIS) ramai disorot seiring kepastian Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Meski demikian banyak renovasi yang harus dilakukan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan rumput di JIS tidak memenuhi standar FIFA. Sehingga untuk gelaran Piala Dunia U-17 rumput JIS akan diganti semua.

"Hari ini kita melihat JIS stadion kita yang sangat bagus ini. Namun kita evaluasi kira-kira kalau nanti diperiksa, dievaluasi FIFA mudah-mudahan sudah memenuhi standar itu. Salah satu yang utama rumput," kata Basuki, usai meninjau JIS, Selasa (4/7/2023).

"Kondisi rumput sekarang menurut evaluasi ahlinya yang juga mengevaluasi 22 (stadion), termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games, jelas tidak masuk standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang," lanjut dia.

Basuki mengatakan berdasarkan ahlinya, rumput JIS akan diganti semua. Dia mengatakan rumput harus diganti untuk memenuhi standar FIFA jika ingin dipakai 3 bulan ke depan.

"Namun ada solusinya. Kita akan ganti semua rumput tersebut sesuai ahlinya beliau, Pak Kamal sebagai ahli dan agronomi rumput di stadion. Menurut beliau harus diganti, kalau mau 3 bulan bisa dipakai, itu untuk jangka pendek saja, mungkin jangka panjang mungkin harus diubah rumputnya. Jadi yang skarang tak dapat memenuhi kriteria FIFA, untuk itu akan diganti rumput yang lain untuk dipakai U-17," ujar Basuki.

Basuki mengatakan tim teknis dari PSSI sudah mengecek lapangan JIS. Dia mengatakan ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan agar memenuhi standar FIFA.

Dia mengatakan sudah ada pengalaman dalam renovasi stadion untuk memenuhi standar FIFA yakni saat mempersiapkan Piala Dunia U-20. Dia mengatakan saat itu PUPR melakukan renovasi pada sejumlah stadion di antaranya Jakabaring, Jalak Harupat, Manahan, hingga Bung Tomo Surabaya.

"Masing-masing 4 lapangan latihannya semua sudah penuhi standar FIFA. Dengan pengalaman itu kita juga mengevaluasi 165 stadion di Indonesia yang kemudian diprioritaskan 22 yang akan direnovasi plus Kanjuruhan, karena kita harus merenovasi totol Kanjuruhan," ujarnya.

"Dari 22 yang diprioritas dievaluasi secara teknis, yang evaluasi adalah komite keandalan bangunan gedung yang diketuai Dirjen Cipta Karya bukan oleh PU. Dari 22 itu ada yang rusak ringan, sedang, berat, yang berat ada yang harus dirobohkan seperti di Lamongan," lanjut dia.

Targetkan 3 Bulan Rampung

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan proses renovasi Jakarta International Stadium (JIS) ditargetkan beres dalam tiga bulan ke depan.

Hal itu diungkapkan Erick saat melakukan peninjauan langsung ke JIS, Selasa (4/7) . Erick datang bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono."Target tiga bulan rampung dibereskan JIS," ujar Erick.

Erick mengungkapkan peninjauan ini jadi cara mencari solusi agar JIS bisa menjadi salah satu stadion yang dapat diusulkan kepada FIFA untuk calon venue Piala Dunia U-17 2023.

"Inilah 22 stadion kita lakukan [renovasi] dan alhamdulillah hari ini mudah-mudahan ada solusi supaya JIS jadi salah satu stadion yang diusulkan ke FIFA untuk Piala Dunia U-17," ucap Erick.

"Salah satu ya. Ini yang kita lakukan dan ini yang saya rasa, mungkin polemik yang belakangan terjadi itu bukan polemik yang kita harapkan," ia melanjutkan.

Terkait kedatangan perwakilan FIFA, Erick mengaku masih menunggu kabar selanjutnya. Namun demikian, pria yang juga menjabat Menteri BUMN itu menuturkan PSSI sudah melakukan koordinasi dengan FIFA.(*)

Reporter:dya,rls/Editor:widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.