
SURABAYA (Lenteratoday) - Pelatih tim nasional (Timnas) Argentina, Lionel Scaloni, memuji performa yang ditunjukkan Timnas Indonesia saat melawan tim asuhannya. Dia juga merasa puas dengan permainan tersebut.
Scaloni juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh ribuan suporter Indonesia yang memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno. "Saya mengapresiasi suporter tim Indonesia yang hadir memenuhi stadion dan juga saya ingin mengatakan timnas Indonesia harus meneruskan performa baik (pertandingan) ini untuk kebaikan mereka sendiri," ujar Scaloni, Senin (19/6/2023).
Dia juga merasa puas dengan hasil pertandingan melawan Indonesia mengingat timnya tampil dengan perubahan sejumlah pemain dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dikutip dari antara, Senin (19/6/2023).
Pelatih yang dulunya sempat menjadi pemain di klub Deportivo la Coruna ini juga mengatakan bahwa pertandingan dengan Indonesia berjalan sulit sesuai prediksinya.
"Dengan banyaknya perubahan di line up tim. Juga penyesuaian suhu karena Indonesia panas hampir sama dengan dan cuaca di China saya puas dengan performa tim. Laga memang seperti yang kami prediksi, tidak akan berjalan mudah. Tetapi para pemain tetap melakukan yang terbaik. Laga lawan Indonesia harus diakui menjadi laga sulit karena kami tidak memainkan beberapa pemain inti," ungkap Scaloni.
Scaloni juga mengatakan memang melakukan banyak pergantian pemain pada babak kedua karena ingin memberi menit bermain kepada sejumlah pemain di antaranya Alejandro Garnacho (menit ke-60), Marcos Acuna (60'), Lucas Ocampos (74'), Thiago Almada (85'), Guido Rodriguez (85') dan Giovanni Simeone (85').
"Saya memang ingin memberi banyak peluang menit bermain bagi para pemain lain yang sebelumnya jarang mendapat menit bermain untuk turun melawan Indonesia," kata Scaloni.
Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Tinmas Argentinya ini berhasil dengan kemenangan Argentina 2-0. Albicaleste menundukkan perlawanan timnas Garuda dengan skor akhir 2-0 melalui gol yang dicetak Leandro Paredes pada menit ke-38 dan Cristian Romero menit ke-55.

Hal senada juga disampaikan pelatih Indonesia Shin Tae-yong. “Secara permainan dan mentalitas Indonesia tidak kalah jauh dengan Argentina. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada para pemain atas kerja keras mereka," katanya dikutip dari laman PSSI.
STY menambahkan walau kemasukan dua gol, lini pertahanan Indonesia sangat baik dan mampu menahan serangan tim Tango sehingga tidak banyak peluang serangan tercipta dari tim lawan.
Dalam laga ini STY juga menerjunkan sejumlah pemain muda antara 18-23 tahun untuk mendapat kesempatan bermain.
STY berharap melalui pengalaman FIFA matchday seperti ini, Indonesia dapat belajar banyak dari permainan Argentina sehingga ke depan jika berhadapan dengan tim besar mental tetap terjaga. (*)
Reporter : Lutfi | Editor : Lutfiyu Handi