
SEVILLA (Lenteratoday)-Manchester United (MU) harus pulang dengan kepala tunduk setelah dibekuk Sevilla pada leg kedua babak perempat-final Liga Europa, Jumat (21/4/2023) dini hari WIB. Bermain di Ramon Sanchez Pizjuan, tim asuhan Erik ten Hag dihajar tiga gol tanpa balas oleh Los Nervionenses, yang meraih kemenangan berkat brace Youssef En-Nesyri (8', 81') dan Loic Bade (47').
Legenda Manchester United, Paul Scholes mengomentari proses terjadinya gol pertama Sevilla pada dini hari tadi. Ia mengaku tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan Harry Maguire pada saat itu.
Salah satu penyebabnya di laga ini adalah MU kebobolan gol cepat. Baru enam menit laga berjalan, Youssef En-Neysri berhasil membobol gawang David De Gea.
Gol itu terjadi karena ada blunder dari David De Gea yang memberikan umpan kepada Harry Maguire padahal ada tiga pemain yang berada dekat sang bek. Alhasil En-Neysri berhasil merebut bola dan mencetak gol.
Kepada BT Sports, Paul Scholes mencoba memahami apa yang terjadi pada saat terciptanya gol pertama Sevilla tersebut.
Ia mengaku terkejut melihat keberanian Maguire yang meminta umpan dari De Gea tanpa melihat kondisi sekeliling.
"Anda harus memberikan kredit padanya [Maguire], karena ia sangat percaya diri saat meminta bola pada saat itu," ujar Scholes.
Menurut Scholes, kepercayaan diri Maguire pada saat itu tidak dibarengi dengan kemampuan sang bek untuk mengatasi tekanan.
Ia menyebut Maguire kepedean meminta bola padahal ia tidak punya kemampuan untuk melewati tekanan dari para penyerang Sevilla.
"Saya hanya bisa memikirkan satu bek saja di seluruh dunia ini yang mampu meminta bola di saat ia terkepung dan bisa melewati adangan lawan, dan saya bisa bilang Harry Maguire bukan bek yang saya maksud itu," imbuhnya.
Manchester United berharap bisa lekas bangkit dari kekalahan yang memilukan ini.Setan Merah membidik kemenangan saat mereka berhadapan dengan Brighton di semifinal FA Cup 2022/2023 pada akhir pekan nanti.(*)
Sumber: BT Sports/Editor: widyawati