07 April 2025

Get In Touch

Generasi Z Lebih Menyukai Tampilan "Clean" dan Warna Cerah

Salah satu tampilan model dalam Jakarta Fashion Week.
Salah satu tampilan model dalam Jakarta Fashion Week.

JAKARTA (Lenteratoday) - Kalangan generasi Z mulai dari remaja hingga dewasa muda disinyalir lebih menyukai tampilan yang "clean" dan cenderung tidak banyak detail pada 2023 mendatang. Mereka juga lebih cenderung pada fashion dengan warna-warna yang cenderung berani serta cerah.

Kecenderungan tersebut diungkap para desainer dari industri modest wear di Tanah Air. "Kalau biasa modest wear itu yang ditawarkan warna-warna kalem seperti pastel. Nah untuk generasi Z, mereka lebih suka warna-warna yang berani. Jadi memang cenderung kami tawarkan warna-warna berani itu yang relevan untuk tahun depan," kata Pemilik naPocut, Zada Amanda, kepada media dalam acara Jakarta Fashion Week (JFW) 2023, Sabtu (29/10/2023).

Zada mengungkapkan bahwa tampilan "clean" yang dimaksud adalah tampilan yang tidak terlalu banyak memainkan detail dan lebih sederhana. Dia juga menerjemahkan tren itu tidak hanya pada koleksi hijab-hijabnya tapi juga melalui tampilan head to toe di panggung perdananya dalam JFW 2023.

Ungkapan senada juga disampaikan, pendiri HijabChic, Nisa Pratiwi, yang menuangkan tren tersebut dalam koleksinya "Opera Pink" dan dipamerkan lewat ajang Jakarta Fashion Week 2023.

"Gen Z itu sukanya koleksi yang clean, karena pada dasarnya mereka suka yang simple. Kayak kemeja dengan sedikit detail seperti itu," kata Nisa.

Para koleksi "Opera Pink", Nisa menciptakan 16 penampilan yang memainkan ragam warna merah muda mulai dari merah muda yang cerah hingga magenta. Sementara untuk detail, Nisa mempertegas koleksinya dengan ruffle dan bahan tulle yang menambahkan nuansa feminim bagi pengguna koleksinya.

Terkait dengan industri fesyen muslim di Tanah Air, pemerintah bercita-cita menjadikan Indonesia sebagai pencipta tren dan kiblat fesyen muslim di dunia. Tercatat berdasarkan data ekspor selama 2022, fesyen muslim memberikan kontribusi sebesar 2,8 miliar dolar AS setara Rp43,5 triliun. (*)

Sumber : Antara | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.