04 April 2025

Get In Touch

Ketua TP PKK Kota Kediri: Lansia Harus Bahagia, Sehat, dan Panjang Umur

Narasumber dr Agus Ali Fauzi PGD Pall Med (ECU), ahli paliatif RSUD dr Soetomo memberikan materi dengan jenaka sangat menghibur peserta seminar Lansia Sehat, Lansia Hebat di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Rabu (29/6/2022).
Narasumber dr Agus Ali Fauzi PGD Pall Med (ECU), ahli paliatif RSUD dr Soetomo memberikan materi dengan jenaka sangat menghibur peserta seminar Lansia Sehat, Lansia Hebat di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Rabu (29/6/2022).

KEDIRI (Lenteratodaya) - PKK Kota Kediri menandai peringatan ke-26 Hari Lansia 2022 dengan menggelar seminar Lansia Sehat, Lansia Hebat di Ruang Joyoboyo Balikota Kediri, Rabu (29/6/2022).

Ketua TP PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar, membuka sekaligus mengikuti seminar dan juga memberi pembekalan pengetahuan kesehatan kepada kader PKK terutama bagi lansia untuk menjalani masa tua sehat, aktif, mandiri dan produktif.

Acara tersebut menghadirkan narasumber dr. Agus Ali Fauzi PGD Pall Med (ECU), yang merupakan ahli paliatif RSUD dr Soetomo. Seminar lansia ini merupakan kegiatan kelompok kerja (pokja) 1 PKK Kota Kediri.

“Yang hadir di sini kabarnya ibu-ibu lansia, masak sih ? Emangnya kenapa ya bu kalau lansia. Age is just number, usia hanya persolan angka. Muda tua itu hanya persoalan jiwa dan bagaimana kita bersikap. Mau rebahan, mau tetap gesit, senam pagi, rukun sama tetangga, tetap aktif berkegiatan itu pilihan. Saya yakin ibu-ibu yang hadir di sini itu yang terakhir kalau tidak pasti tidak sampai di sini,” terang Ketua TP PKK Kota.

Labih lanjut, Ferry Silviana Abu Bakar mengucapkan terima kasih karena telah menyelenggarakan acara seperti ini. “Saat seminar, semua lansia yang hadir pasti dibuat bahagia dr. Agus. Memang lansia itu harus bahagia agar sehat dan panjang umur. Selain itu, di seminar nanti juga diberikan resep biar selalu bahagia untuk lansia. Maka dari itu simak dan dengarkan langsung dari ahlinya yakni dr. Agus yang berkecimpung di dunia paliatif,” tambah istri Walikota Abu Bakar ini.

Lebih lanjut Ketua TP PKK Kota Kediri ini bercerita beberapa waktu lalu berkunjung ke RSUD Kupang. Rumah sakit tersebut memiliki paliatif center. Karena di sana 50 persen pasien meninggal adalah pasien terminal.

Di rumah sakit itu juga memberikan pelayanan yang paripurna untuk para pasien. Bahkan teman-teman paliatif di sana itu hanya sekadar datang untuk memandikan warga atau pasien terminal yang sudah tidak bisa melakukan sesuatu. Hal-hal yang dilakukan teman paliatif tersebut merupakan cara membuat bahagia pasien terminal di hari-hari akhir di sisa hidupnya. Dimana mungkin keluarga terdekat belum bisa memberikan.

“Mudah-mudahan masyarakat di Kota Kediri juga selalu sehat, pandemi segera jadi endemi. Namun kita masih harus berhati-hati dan harus sabar. Persolan bersama mari kita selesaikan bersama, mari kita dukung apa yang sudah ditetapkan pemerintah serta kita harus yakin dan percaya bahwa itu semua untuk kebaikan rakyat Indonesia,” harapnya.

Turut hadir dalam seminar ini anggota TP PKK Kota Kediri, perwakilan DP3AP3KB, Ketua TP PKK Kecamatan, Pokja 1 PKK Kecamatan, Ketua Pokja 1 Kelurahan dan ibu-ibu lansia dari 46 kelurahan se Kota Kediri. (*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.