07 April 2025

Get In Touch

Lebihi China, Di Amerika 5.000 Orang Meninggal Akibat Corona

Lebihi China, Di Amerika 5.000 Orang Meninggal Akibat Corona

New York- Amerika Serikat (AS) dikatakan sebagai epicentrumbaru virus corona. Jumlah kematian di negara adidaya ini melebihi China.

Korban tewas AS dari pandemi coronavirus telah melampaui5.000, kata Johns Hopkins University. Sebelumnya dikatakan 884 orang telahmeninggal dalam 24 jam, angka ini menjadi rekor baru. Untuk diketahui, jumlah kematiandi China tercatat sebanyak 3.305 orang.

Jumlah infeksi yang dikonfirmasi di AS naik lebih dari25.000 dalam satu hari.Tempat terparah adalah Kota New York, tempat lebih dari1.300 orang tewas.Gambar-gambar mengejutkan di kota tersebut menunjukkanmayat-mayat dimuat ke truk kamar mayat yang didinginkan di luar rumah sakit.

Cluster penyebaran lain juga mulai terdeteksi ditempat-tempat seperti New Orleans dan Detroit.

Di Connecticut, seorang bayi berusia enam minggu telahmeninggal karena Covid-19, yang diyakini sebagai korban virus termuda Amerikasejauh ini.Florida, Georgia, dan Mississippi telah menjadi negara bagian ASterbaru yang mengeluarkan perintah penguncian.Lebih dari 75% populasi ASsekarang diperintahkan untuk tinggal di rumah.

Para pejabat AS mengatakan bahwa sebanyak 240.000 orangdapat meninggal karena penyakit ini - bahkan dengan langkah-langkah mitigasiyang berlaku. Saat ini tercatat, lebih dari 216.000 orang sekarang terinfeksi,jumlah tertinggi di dunia.

Sementara itu, Washington Post mengatakan cadangan peralatanpelindung dan pasokan medis pemerintah federal hampir habis. Mengutip parapejabat di Departemen Keamanan Dalam Negeri, surat kabar itu mengatakan initelah membuat pemerintah federal dan masing-masing negara bagian AS bersaingmemperebutkan alat pengaman. Permintaan yang tinggi membuat barang langka danharga merangkak naik.

Administrasi Trump mengatakan mereka dapat memperolehpersediaan yang memadai, dan memiliki dana 16 miliar US$ untuk membeli alatpengaman.

Sementara, Wakil Presiden AS Mike Pence memperingatkan AStampaknya berada di lintasan yang sama dengan Italia , di mana korban tewastelah melebihi 13.000, lebih banyak daripada di negara mana pun. (bbc)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.