07 April 2025

Get In Touch

Satu Pejabat Pemkab Kediri Dikabarkan Positif Corona

Satu Pejabat Pemkab Kediri Dikabarkan Positif Corona

Kediri - Ironis, seorang pejabat Pemkab Kediri berinisialdr BTP yang berada digarda terdepan penanggulangan penyebaran Corona diwilayahnya bertugas, dikabarkan positif Corona. Pejabat tersebut bertempattinggal di wilayah Kota Kediri.

Kabar tertularnya pejabat tersebut berusahaditutup-tutupi, sejumlah pihak yang berkompeten memberikan konfirmasi berusahatutup mulut dan tidak menjawab pesan singkat untuk mencari kebenaran beritatersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika PemkabKediri, Krisna Setiawan SAP, Msi saat dikonfirmasi lewat pesan singkatmnayatakan, “Insya Allah, Pak Bambang baik-baik saja,” tulisnya menjawabpertanyaan terkait berita tersebut.

Begitupula dengan dr Ibnu Gunawan, Direktur RSKabupaten Kediri, kolega dr BTP tidak mengangkat telepon saat dihubungi. Berkali kali upaya konfirmasilewat sambungan telepon yang dilakukan tidak mendapat respon..

Sinyalemen yang mendukung kebenaran beritatersebut disampaikan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, dalam siaran persnya dinyatakan satuwarga dinyatakan positif. Warga tersebut bertempat tinggal di KecamatanTinalan.

Hasil penelusuran yang dilakukan dr BTPbertempat tinggal di  Perum PermataJingga, Kecamatan Tinalan, Kota Kediri. Kebenaran adanya pasien positifCovid-19 juga dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19Kota Kediri dr. Fauzan Adima M.Kes.

Namun, ketika ditanya lebih jauh terkaitpasien baru positif tersebut, dr Fauzan yang juga Kepala Dinas Kesehatan KotaKediri, enggan menjelaskan. Baik dihubungi lewat pesan singkat maupun hubungantelepon tidak direspon.

Sementara itu, dalam siaran persnya pengumumansatu warganya yang positif Corona , Walikota Abu Bakar mengimbau masyarakat  Kota Kediri lebih  berhati-hati, waspada dan selalu mematuhiaturan pemerintah serta maklumat Kapolri mengenai pencegahan penyebaran virusCorona atau Covid-19.

“Ini artinya Kota Kediri masuk dalam salahsatu wilayah zona merah pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Jadi saya meminta wargaKota Kediri patuhi semua protokol dan surat edaran untuk pencegahan Covid-19,agar pandemi Corona ini tidak meluas,” jelas Mas Abu dalam pers rilisnya.

Pemkot Kediri juga berpesan kepada masyarakatuntuk selalu jujur jika pernah melakukannya kontak dengan orang yang statusnyapasif Covid-19. Hal itu agar memudahkan dalam pengawasan dan penanganan virustersebut.

“Pesan kami, kalau nanti pasien ini sudahsembuh, jangan ada stigma di masyarakat. Karena covid-19 ini bukan aib.Masyarakat yang merasa pernah punya kontak erat dengan pasien juga lebih baikjujur, agar semakin mudah ditangani,” tutup Wali Kota.

Sementara dr Fauzan Adima secara terpisahmengatakan pihaknya akan melakukan tracingdan penyelidikan epidemiologi terkait kasus tersebut, warga yang pernah kontakerat dengan pasien tersebut akan dilakukan rapidtest.

“Petugas akan melakukan penyemprotan desinfektan di lokasi rumah pasien. Masyarakat tidak perlu panik, yang terpenting tetap tinggal di rumah agar tidak terpapar virus Corona,” imbuh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr. Fauzan Adima M.Kes. (gos)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.