07 April 2025

Get In Touch

Sudah Enam Dokter Meninggal karena Corona, Mereka Pahlawan Kesehatan

Sudah Enam Dokter Meninggal karena Corona, Mereka Pahlawan Kesehatan

Surabaya – Sudahada enam dokter atau tenaga medis yang meninggal akibat serangan virus corona. GubernurJawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut mereka sebagai pahlawankesehatan.

Sepertidiketahui, PB Ikatan Dokter Indonesia merilis enam orang dokter yang meninggalsaat melaksanakan tugasnya melawan virus corona yaitu dr Hadio Ali SpS, IDIcabang Jakarta Selatan;  dr Djoko Judodjoko,SpB, IDI cabang Kota Bogor; dr Laurentius P, SpKJ, IDI cabang Jakarta Timur; drAdi Mirsaputra SpTHT, IDI cabang Kota Bekasi ; dr Ucok Martin SpP, IDIcabang Medan; dan dr Toni Daniel Silitonga, IDI Cabang Bandung Barat.

Selain itu, Khofifahjuga mengungkapkan keprihatinannya dan perasaan belasungkawa atas meninggalnyaenam orang dokter yang menjadi korban pandemik virus corona COVID-19. Diamenandaskan bahwa enam orang dokter tersebut telah mendedikasikan penuh waktubahkan jiwanya untuk mencegah dan menghalau penyebaran secara massif viruscorona di Indonesia. Khofifah menyebut keenam orang dokter tersebut sebagaipahlawan kesehatan.

“Atas nama pribadi, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya mengucapkan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya para pahlawan kesehatan tersebut,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Senin (23/3/2020) malam.

“Semoga AllahSWT mewafatkan dalam kondisi sebagai seorang syuhada. Aamiin. Terimakasih atasdedikasi kepada bangsa dan negara ini,” tambah dia. Khofifah juga mengunggahucapan belasungkawanya tersebut di akun Instragam pribadi miliknya @khofifah.ipbeserta foto enam orang dokter tersebut.

Lebih lanjutKhofifah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan pembatasan sosial(social distancing) dan isolasi mandiri di rumah masing-masing untuk mencegahkembali jatuhnya korban dan penyebarluasan virus corona di Jawa Timur.

“Tolong patuhihimbauan ini, tidak usah keluar rumah kalau memang tidak dirasa perlu dan bukanhal yang urgen. Kita bantu para tenaga medis, paramedis  dan semua yang terlibatdalam pelayanan medis dengan tetap tinggal di rumah,” ujarnya. (ufi/hms)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.