07 April 2025

Get In Touch

Dr Corona Pimpin Tim Lawan Virus Corona, Ini Profilnya

Dr Corona Pimpin Tim Lawan Virus Corona, Ini Profilnya

Jakarta - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah resmi membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center sejak Rabu (11/3/2020) silam. Tim ini diproyeksikan untuk mempersiapkan RS Muhammadiyah menangani pasien positif virus corona. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir

"Jumlah rumah sakit yang disiapkan bertambah, semula 15 Rumah Sakit bertambah menjadi 20 rumah sakit. Programnya meluas menjangkau sekolah, perguruan tinggi dan komunitas untuk edukasi dan pencegahan," ujar Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrohman dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (6/3/2020).

Yang menarik adalah, lebih lanjut Taufiqurrohman, menyatakan bahwa ketua tim ini memiliki kesamaan nama dengan nama wabah yang sedang dihadapi, Corona. Ia mempercayakan penanganan virus Corona ini kepada dokter Muhammadiyah yang bernama dokter Corona Rintawan.

Menurutnya, bukan hanya karena ada kesamaan nama, tapi beliau memang ahlinya. Spesialis emergency dari RS Muhammadiyah Lamongan yang juga koordinator Emergency Medical Team Muhammadiyah untuk misi Internasional.

Lulusan Universitas Brawijaya itu lantas berkisah mengenai namanya yang unik karena serupa dengan nama virus corona. Nama dr. Corona itu pula yang membuatnya viral dan menjadi perbincangan di media sosial belakangan ini.

Sambil tertawa, Rintawan mengenang orang tuanya sengaja memberikan nama anak-anaknya berdasarkan urutan huruf abjad. Rintawan adalah anak ketiga dari empat bersaudara. "Nama Corona itu artinya crown, mahkota, bagus," kenangnya.

Corona Rintawan mengatakan persoalan virus corona ini merupakan masalah bersama sebagai bangsa. Ia menilai tak bisa melimpahkan begitu saja permasalahan ini ke pundak pemerintah tanpa ada kerja bersama dari elemen lain agar virus ini tak makin merajalela di tengah masyarakat.

"Muhammadiyah di sini memutuskan untuk ikut bergerak bersama pemerintah," kata Rintawan.

Dokter di RS Muhammadiyah Lamongan, Jawa Timur itu menyatakan sudah mengabdikan dirinya sejak lama berkecimpung di bidang kebencanaan. (har/ins)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.