06 April 2025

Get In Touch

Antisipasi Omicron, Turnamen IYC 2021 di Jakarta dan Bali Ditunda

Logo International Youth Championship 2021 (Ant)
Logo International Youth Championship 2021 (Ant)

DENPASAR (Lenteratoday) -Perhelatan turnamen International Youth Championship 2021, yang semula dijadwalkan mulai Sabtu (4/12/2021), dan soft launching Jakarta International Stadium (JIS) ditunda. Keputusan menunda penyelenggaraan turnamen sepak bola dan peluncuran stadion internasional di Jakarta berstandar FIFA itu merespons perkembangan pandemi Covid-19 secara global akibat merebaknya varian Omicron di sejumlah negara.

Perihal penundaan turnamen IYC 2021 dan soft launching JIS disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dalam jumpa pers secara daring, Jumat (3/12/2021) malam, bersama Gubernur Bali Wayan Koster, Chairman Pancoran Soccer Field (PSF) Gede Widiade, dan Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo (JXB) Novita Dewi.

Adapun turnamen IYC 2021 dijadwalkan dimulai Sabtu (4/12) dan digelar di dua lokasi, yakni, di Jakarta dan Bali. IYC 2021 bakal diikuti tim U-18 dari tiga klub besar dari Spanyol, yakni, Real Madrid, Atletico Madrid, dan Barcelona serta tim Indonesia All Star U-20.

Babak penyisihan IYC 2021 direncanakan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 4-8 Desember 2021. Selanjutnya, babak semifinal dan final bakal digelar di Jakarta berangkaian dengan peluncuran stadion JIS pada 11 Desember 2021.

Namun, seiring perkembangan situasi pandemi Covid-19 secara global, terutama dipengaruhi merebaknya varian Omicron di Eropa dan Asia, maka penyelenggaraan turnamen sepak bola internasional di Bali dan Jakarta itu diputuskan ditunda. Anies menyatakan, keputusan menunda turnamen IYC 2021 sudah dikoordinasikan dengan semua pihak, termasuk Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Bali, dan promotor.

“(Penundaan) Sampai situasi pandemi Covid-19 dan penyebaran varian Omicron lebih terkendali dan dapat diprediksi,” kata Anies dalam jumpa pers secara daring, Jumat (3/12) malam.

Senada Anies, Koster menyatakan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya di Bali dan di Jakarta, sebenarnya sudah dapat dikendalikan. Akan tetapi, menurut Koster, perkembangan pandemi Covid-19 secara global kembali meningkat, terutama disebabkan meluasnya penyebaran varian Omicron.

“Kita harus waspada. Jangan sampai (varian Omicron) masuk ke Indonesia,” ujar Koster yang didampingi Gede Widiade di Rumah Jabatan Gubernur Bali di Denpasar, Jumat malam.

Perihal kewaspadaan Indonesia terhadap merebaknya penyakit Covid-19 varian Omicron yang mempengaruhi perkembangan pandemi Covid-19 di dunia juga disinggung Presiden Joko Widodo dalam rangkaian kunjungannya di Bali, Jumat (3/12).

Dikutip dari rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, saat memberikan pengarahan dalam Apel Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) di kawasan Nusa Dua, Badung, Jumat, Joko Widodo juga menekankan agar Polri dan TNI terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 dalam upaya mengendalikan pandemi Covid-19.

Gede Widiade menambahkan, penundaan turnamen IYC 2021 sudah disampaikan ke seluruh klub dan mitra penyelenggara IYC 2021. Tiga klub dari Liga Spanyol, yaitu, Real Madrid, Atletico Madrid, dan Barcelona, yang sudah memberikan kepastian berpartisipasi dalam ajang IYC 2021 menyatakan tetap berkomitmen mengikuti IYC 2021.

Adapun Novita Dewi menyatakan pihaknya sangat menghargai dan mengapresiasi langkah pemerintah mengantisipasi perkembangan pandemi Covid-19 secara global. Dia mengatakan, aspek kesehatan dan keselamatan masyarakat merupakan hal utama yang harus dijaga. “Kami dari JXB mengapresiasi seluruh kolaborator yang sudah berkomitmen tetap mendukung penyelenggaraan acara,” ujar Novita dalam jumpa pers virtual tersebut (*)

Sumber: Kompas

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.