04 April 2025

Get In Touch

Dimulai Hari Ini, Surabaya Great Expo Targetkan Transaksi Rp 6 M

Dimulai Hari Ini, Surabaya Great Expo Targetkan Transaksi Rp 6 M

Surabaya-Melanjutkansukses di tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembalimenggelar event bertajuk Surabaya Great Expo (SGE) 2019 di Exhibition HallGrand City Surabaya. Pameran yang digelar selama lima hari, 14 – 18 Agustus2019 ini menargetkan transaksi hingga Rp 6,8 miliar lebih.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya, WiwikWidayanti mengatakan, pameran berskala nasional dari Kota Surabaya inibertujuan untuk menarik para buyers, traders,investor untuk memperluas jaringan pasar nasional maupun global. Disamping itu,event ini sebagai ajang promosi, hiburan, belanja dan rekreasi bagi semualapisan masyarakat.

“Melalui SGE ini kita ingin memberikan ruang kepada parapelaku industri kreatif atau UKM (Usaha Kecil Menengah) yang ada di Surabayauntuk memamerkan atau mengenalkan produk-produk yang sudah mereka hasilkan,”kata Wiwik, Selasa (13/8).

Wiwik menjelaskan, tahun ini Surabaya Great Expo diikuti 184peserta dengan 197 stand. Mereka terdiri dari pelaku Usaha Mikro Kecil danMenengah (UMKM), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah(BUMD) serta berbagai sektor pengusaha-pengusaha lain. “Ada 20 an peserta itudari luar Kota Surabaya, seperti NTT (Nusa Tenggara Timur), NTB (Nusa TenggaraBarat), Mataram, dan Sumbawa itu ikut semua,” jelasnya.

Selain acara pameran, kata Wiwik, SGE 2019 juga menawarkanslot-slot edukasi seperti workshop. Bahkan, dalam event itu pihaknya jugamenyediakan fasilitas layanan on the spot untuk masyarakat. Seperti HAKI, Merk,Hak Paten, layanan Kependudukan, Kesehatan, serta layanan keuangan dari OJK(Otoritas Jasa Keuangan).

Setidaknya ada 10 BUMN dan tujuh BUMD yang terlibat dalamevent ini. Selain itu, juga ada lima perguruan tinggi dan sekolah, limaassosiasi terkait, 10 perusahaan swasta, tujuh kuliner, 18 UKM Mandiri dan 12Binaan yang bakal meramaikan gelaran tahunan tersebut.

Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya, Nanis Chaerani menyampaikan, dengan bergabungnya Dekranasda dalam event tersebut, pihaknya berharap apa yang dibutuhkan masyarakat lebih mudah diperoleh. “Dalam event ini Dekranasda mengambil tema eksotika bunga kering dan bordir,” kata Nanis.

Saat ditanya alasan Dekranasda mengambil tema tersebut, dijelaskannyaselama ini kerajinan bunga kering dan bordir dinilai kurang familiar dimasyarakat, dibandingkan batik. Maka dari itu, melalui event tersebut pihaknyaberharap, kerajinan bunga kering dan bordir di Surabaya bisa lebih berkembangdan lebih diminati masyarakat.

“Kami ingin mereka para pengrajin bunga kering dan bordirtampil ke depan, sehingga nantinya generasi-generasi muda ikut termotivasiuntuk mengembangkan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama, DadangM Kushendarman menjelaskan, event yang berlangsung selama lima hari itu bakaldiisi dengan 55 rangkaian acara. Menariknya, tahun ini Dekranasda Surabaya jugabergabung, sehingga lebih multi produk. “Mudah-mudahan dengan kebersamaan inibisa mendorong ekonomi para pelaku usaha,” kata Dadang.

Pihaknya menargetkan, total transaksi yang dicapai padaSurabaya Great Expo tahun ini bisa lebih dari Rp 6,8 Milliar seperti tahunlalu. Pihaknya optimistis jika target itu bisa tercapai, apalagi tahun iniproduk yang dipamerkan lebih banyak variannya. “Kita berharap total transaksitahun ini bisa meningkat antara 10 – 15 persen dari tahun lalu,”pungkasnya.(Sas/Ace)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.