
Pasuruan - Partai pemenang pemilu, PKB, tidak jumawa dalam menyambut pemilihan calon walikota (cawali) Pasuruan. Meski memiliki modal lebih untuk mengusung cawali, PKB tetap berupaya menggandeng mitra koalisi politik.
Ketua PKB Kota Pasuruan, Ismail Marzuki, menyebut pihaknya telah melakukan safari politik menjelang pesta demokrasi Pilwali Pasuruan. Beberapa parpol yang diajak komunikasi politik diantaranya Partai Hanura, NasDem, PKS dan Golkar.
PKB sengaja tidak berkomunikasi dengan PDIP yang pada dua periode awal reformasi pernah menjadi mitra koalisinya. Hal ini karena PDIP sudah menggadang-gadang Raharto Teno Prasetyo sebagai Cawali Pasuruan.
“Kami mengusulkan Gus Amak sebagai Cawali Pasuruan kepada parpol lain. Kami ingin membangun Kota Pasuruan secara bersama-sama menjadi lebih baik di masa mendatang,” kata Ismail Marzuki, Minggu (2/2/2020).
Gus Amak alias Moch Nailur Rochman adalah putra KH Idris Hamid, pengasuh Ponpes Bayt al Hikmah Kota Pasuruan. Gus Amak dianggap sebagai sosok anak muda yang inovatif dan mumpuni dalam memimpin Kota Pasuruan.
“PKB memang belum memutuskan cawali yang akan diusung. Kami menawarkan alternatif cawali Pasuruan yang bisa diusung secara bersama-sama,” tandas Ismail Marzuki.
Pihaknya mengaku sudah mengaku telah berkomunikasi dan mengantongi restu dari keluarga Gus Amak. Jika koalisi parpol yang dibangun memiliki visi yang sama, tinggal menentukan siapa calon pendamping Gus Amak.
“Saat ini banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan di Kota Pasuruan. Salah satu yang paling strategis adalah pembangunan jalur lingkar utara yang diharapkan menjadi kawasan ekonomi baru,” jelas Ismail Marzuki. (oen)