06 April 2025

Get In Touch

Pemkot Antisipasi Virus Pneumonia

Pemkot Antisipasi Virus Pneumonia

Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya memandang serius penyebaran virus Pneumonia dari Wuhan, Tiongkok. Dinkes melakukab antisipasi sesuai surat edaran Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, sampai dengan hari ini, di Indonesia, khususnya Surabaya, belum ada penemuan terkait penyakit tersebut. Namun demikian, pemkot terus berupaya melakukan sosialisasi untuk mencegah dan mewaspadai datangnya penyakit ini.

Selain melakukan antisipasi melalui surat edaran, Dinkes Surabaya juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya untuk penapisan di pintu masuk bandara dan pelabuhan. “Dengan  KKP Kelas 1 Surabaya kami sudah koordinasikan untuk penapisan di pintu masuk bandara dan pelabuhan,” ujarnya, Selasa (21/1/2020).

Surat edaran juga disebar ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) agar memperhatikan dan mewaspadai apabila ada pasien yang mengalami gejala virus tersebut. “Terutama bagi masyarakat yang sedang berpergian ke Tiongkok, termasuk Singapura, Hongkong, Wuhan atau Beijing untuk memperhatikan gejala-gejalanya,” jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau masyarakat, apabila berada di Tiongkok, agar menghindari berkunjung ke pasar ikan atau tempat jualan hewan hidup. Selain itu, jika dalam perjalanan berinteraksi dengan orang yang mempunyai gejala demam, batuk, dan sukar bernafas atau jatuh sakit dengan gejala yang sama, Feny berpesan, agar segera berobat ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. “Apabila setelah kembali ke Indonesia menunjukkan gejala serupa, dianjurkan langsung untuk berobat,” jelasnya.

Menurut Feny, penyakit Pneumonia Wuhan Tiongkok disebabkan oleh virus influenza. Diduga  virus baru ini berjenis Corona Virus. “Tetapi masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan jenis spesiesnya,” pungkasnya. (ard)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.