05 April 2025

Get In Touch

Puasa Ramadan Berpihak pada Manusia Unggul

Akhmad Arqom
Akhmad Arqom

Pada 76 tahun yang silam, sehari sebelum datang bulan Ramadan bangsa Indonesia membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. 

Tepat tanggal 1 Ramadan saat itu (1364 H) Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Nagasaki Jepang. Lalu pada tanggal 6 Ramadan Jepang menyerah pada Sekutu. 

Persis tanggal 9 Ramadhan para pendiri Republik ini dengan penuh keberanian mengumumkan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Padahal saat itu kekuatan militer Jepang di Indonesia tidak berkurang sedikitpun. 

Itu bertepatan dengan 17 Agustus 1945 atau 9 Ramadhan 1364 H. 

Jika kita tarik mundur ke tahun 1500-an kita menjumpai fakta sejarah. Portugis, bangsa Eropa pertama yang masuk dan menjajah negri kita ini. Portugis merebut menguasai Sunda Kelapa (Jakarta sekarang) pada tahun 1521.Tetapi Fatahillah bersama para tentara muslim negeri ini berhasil membebaskan Sunda Kelapa tepat pada 22 Ramadhan 933 H atau pada 22 Juni 1527 M. 

Bangsa ini telah terbukti menjadi manusia manusia kuat dengan puasa yang dijalaninya dalam sejarah panjang perjuangannya. 

Hari ini kita pun akan bisa tumbuh menjadi  manusia manusia kuat jika melalui puasa yang kita kerjakan: 

Kita sucikan pikiran,perasaan,hati,jiwa dan raga kita dari segala yang mengotorinya dan akan melemahkannya,serta menancapkan kedalam diri kita iman, cita-cita, optimisme, keberanian, dan kepasrahan total kepada Sang Pengatur Mutlak Kehidupan, yakni Allah SWT.

Kita latih diri kita agar unsur unsur ruhani dalam diri dan kehidupan kita menjadi pengendali unsur-unsur materi atau unsur-unsur jasmani diri kita. 

Kita kerahkan kemampuan terbaik kita agar kemauan kita dalam melakukan semua bentuk kebaikan yang diperintahkan Tuhan kepada kita mengalami peningkatan atau pelipatgandaan. 

Kita gembleng diri kita agar memiliki kontrol dan kendali diri yang prima terhadap segala bentuk kesenangan yang melemahkan. 

Kita dorong diri kita secara bertahap agar satu demi satu karakter dan kemampuan kepemimpinan terbentuk dalam diri kita.

***

Ibadah bulan Ramadan 2021 memasuki “malam likuran”. Saat ini kita mengalami kemajuan kondisi ruhani yang sangat luar biasa. Setidaknya ada 10 hal yang membuat kita menjadi diri yang lebih: 1.Tenang dan bahagia 2. Lapang dada 3.Kuat kemauan 4.Optimis 5.Sabar 6.Senang berbuat dan bekerja keras 7.Mampu mengontrol diri 8.Sanggup memotivasi dan mengarahkan diri 9.Cinta dan Rindu pada Allah 10.Setia dan selalu ingin berada serta berjuang diatas jalan Nya 

Maka wajar jika seorang berpuasa di bulan Ramadan dengan segala bentuk ibadah yang dikerjakannya pada siang dan malam hari, dia akan berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih mulya, lebih unggul dan lebih kuat. 

Dengan demikian dia akan sanggup menghadapi berbagai problema hidupnya. Puasa Ramadan berpihak pada manusia yang unggul.

Akhmad Arqom – Mubaligh, Penulis buku,Trainer dan Motivator

Share:

Punya insight tentang peristiwa terkini?

Jadikan tulisan Anda inspirasi untuk yang lain!
Klik disini untuk memulai!

Mulai Menulis
Lentera.co.
Lentera.co.