04 April 2025

Get In Touch

Walikota Optimistis Kota Madiun Tidak Alami Resesi

Walikota Madiun saat resmikan Forum Komunikasi UMKM
Walikota Madiun saat resmikan Forum Komunikasi UMKM

MADIUN (Lenteratoday) - Walikota Madiun, Maidi optimis Kota Madiun tidak mengalami resesi. Hal ini dikarenakan Kota Madiun mengalami deflasi 0,11 persen.

Untuk diketahui, resesi merupakan kondisi ketika produk domestik bruto menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun.

Maidi mengatakan bahwa resesi di Indonesia terjadi disebabkan banyaknya perusahaan yang bangkrut, sehingga angka pemutusan hak kerja (PHK) cukup tinggi. Banyaknya pengangguran karena PHK secara otomatis menurunkan daya beli masyarakat.

"Terjadinya resesi ini karena Covid-19. Upaya-upaya penanganan ini sudah kami lakukan sejak awal pandemi," jelas Maidi saat Focus Group Discussion (FGD), Rabu (11/11/2020).

Maidi menjelaskan kiat-kiat yang dilakukan Pemkot Madiun untuk mengatasi resesi ekonomi. Yakni dengan memberikan ruang bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pedagang kaki lima (PKL). Pemberian ruang dilakukan dengan pembangunan infrastruktur yang mendukung keberadaan mereka. Karena UMKM dan PKL merupakan aktor pergerakan ekonomi paling dasar. Selain itu, Maidi juga mewajibkan perusahaan waralaba untuk memberikan gerobak kepada UMKM dan PKL sebagai bentuk dukungan. Dia juga meringankan retribusi untuk UMKM dan PKL.

"Dengan upaya-upaya ini kami yakin resesi tidak akan sangat berpengaruh bagi warga Kota Madiun," imbuhnya.

Seusai memberikan sambutan, Maidi meresmikan Forum Komunikasi Pemberdayaan UMKM Kota Madiun. Anggota forum tersebut berasal dari perwakilan UMKM, perwakilan Universitas dan pemangku kepentingan terkait.

"Dengan sinergitas bersama, maka saya yakin Kota Madiun bisa melalui resesi ini. Serta, meningkatkan perekonomian warga lebih baik dari sebelumnya," pungkasnya. (Ger)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.