
Surabaya - Makan pagi sangat bermanfaat bagi, karena sarapan memenuhi kebutuhan gizi kita di pagi hari, sehingga dapat membuat tubuh kuat dan berenergi ketika memulai aktivitas. Walau dilakukan di pagi hari, sebenarnya kapankah waktu yang tepat untuk sarapan?
Ketua umum Pergizi Pangan Indonesia, Prof Hardinsyah MS PhD mengatakan ada beberapa hal yang mesti dipertimbangkan. Pertama, respons gula darah seseorang setelah makan dan kapan mengalami penurunan.
"Jadi dalam satu jam gula darah seseorang masih bisa meningkat dan ketika bangun tidur selama dua jam tapi belum sarapan, itu membuat penurunan gula darah yang drastis. Artinya, dua jam setelah bangun tidur harus sudah sarapan," ucap Prof Hardinsyah.
Kemudian, hal yang kedua yang menjadi pertimbangan adalah ketentuan jam kerja di Indonesia. Prof Hardinsyah mengatakan waktu kerja di Indonesia sekitar pukul 7.00 sampai 8.00 pagi. Sehingga, ia menyarankan agar sarapan dilakukan sebelum jam 9.00.
"Kita sepakat untuk sarapan yang tepat itu 1 sampai 2 jam sebelum waktu kerja artinya sebelum jam 9. Jadi sebaiknya sarapan sepagi mungkin sebelum melakukan aktivitas," sambung Prof Hardinsyah.
"Namun semua masih bisa diatur sesuai aktivitas ya. Misalnya memulai aktivitasnya jam 7 artinya sebelum jam 7 sudah sarapan sebaiknya. Kalau aktivitasnya jam 5, ya sebelum jam 5 sarapannya. Itu prinsipnya sebelum memulai kegiatan sehari-hari," ucap pria yang lahir 57 tahun silam ini.
Jadi sedemikian pentingnya sarapan, sehingga kita tidak boleh melewatkannya. Ngomong-ngomong, apa menu favorit anda untuk sarapan pagi? (har)