05 April 2025

Get In Touch

Benarkah, Perilaku Konsumsi Perjalanan Kembali Pulih?

Ilustrasi traveling (Ist)
Ilustrasi traveling (Ist)

JAKARTA (Lenteratoday)-Perilaku konsumsi masyarakat yang berubah selama pandemi Covid-19, kiniberangsur pulih. Perusahaan rintisan berada dalam jalur untuk tumbuh.

PresidentTraveloka Group Operations Henry Hendrawan mengatakan selama masa pandemiCovid-19 perilaku pemesananan kamar oleh pengguna traveloka berubah.

Parapengguna memangkas lama waktu penginapan dari 1 minggu menjadi 3 hari. Selainitu, kamar yang dipesan juga cenderung lebih murah.

“Dalamjangka pendek kami lihat pemesanan kamar turun lebih rendah dari biasanya,”kata Henry dalam konferensi virtual Tech In Asia, Selasa (20/10/2020).

Lebihlanjut, sambungnya, para pengguna Traveloka juga hanya melakukan perjalanansecara domestik atau dalam kota. Covid-19 membuat mereka enggan atau tertahanuntuk melakukan perjalanan lintas negara. Perjalanan juga dilakukan dalam waktusingkat.

“Orangjakarta tidak pergi ke Jepang, tapi ke Surabaya. Kami mengambil kesempatan inikarena kekuatan traveloka juga adalah local travel,”kata Henry.

Adapun saatini, kata Henry, kondisi tersebut berangsur pulih, Di Vietnam – salah satunegara yang terdapat layanan Traveloka – transaksi pemesanan tiket pesawat danpenginapan telah pulih 100 persen sebelum Covid-19.

DiIndonesia, trasaksi pemesanan hotel pulih lebih cepat dibandingkan dengantransaksi pemesanan tiket perjalanan.

“Pemulihanpenerbangan akan lebih lambat dari hotel dan kami lihat permintaan hotel dikota metropolitan akan tumbuh lebih cepat karena orang-orang tetap ingin pergiketika akhir pekan,” kata Henry.  

Senada,Co-founder & President Sociolla, Christopher Madiam mengatakan saat pandemiaktivitas masyarakat yang jarang keluar rumah, membuat transaksi perangkatkosmetik dan kecantikan Sociolla menurun hingga 18 persen.

Namunkondisi tersebut mulai membaik. Adaptasi masyarakat dengan kebiasaan baru –seperti konferensi virtual - membuat transaksi kosmetik di Sociolla kembalipulih.  Masyarakat mulai mulai memperhatikan kembali penampilannya didepan layar gawai dan ingin tampil memukau.

“Pada momen seperti ini kita harus  survive, indentifikasi peluang untuk tumbuh dan membangun fundamental bisnis,” kata  Christopher (Ist).

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.