03 November 2026

Get In Touch

Dindik Tulungagung Alihkan Pembelajaran SDN 1 Besole Imbas Banjir

Sejumlah guru membersihkan sisa banjir yang merendam ruang dan lingkungan SDN 1 Besole di Kecamatan Besuki, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (2/11/2026). Genangan air menyebabkan sebagian ruang kelas tidak dapat digunakan (Ant)
Sejumlah guru membersihkan sisa banjir yang merendam ruang dan lingkungan SDN 1 Besole di Kecamatan Besuki, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (2/11/2026). Genangan air menyebabkan sebagian ruang kelas tidak dapat digunakan (Ant)

TULUNGAGUNG (Lentera) -Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengalihkan pembelajaran sekitar 90 siswa SDN 1 Besole, Kecamatan Besuki, ke sistem daring menyusul banjir yang menggenangi sejumlah ruang kelas akibat hujan deras, Senin.

Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Tulungagung Dwi Teguh Prasetyo mengatakan, genangan air masuk ke sebagian ruang kelas setelah wilayah tersebut diguyur hujan sejak Minggu malam hingga Senin pagi.

"Pagi tadi SDN 1 Besole di Kecamatan Besuki terendam banjir hingga air masuk pada sebagian ruang kelas," kata Dwi Teguh Prasetyo.

Ia menjelaskan pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menentukan langkah pembelajaran selama kondisi sekolah belum memungkinkan digunakan.

Sebanyak 90 siswa dari kelas I hingga kelas VI untuk sementara mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring dari rumah.

Kebijakan tersebut diambil karena sejumlah ruang kelas masih tergenang sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran tatap muka.

"Kami sudah sampaikan ke pihak sekolah untuk dilakukan pembelajaran secara daring dari rumah karena sekolah masih tergenang air," ujarnya, dilansir dari Antara.

Dinas Pendidikan akan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran dengan mempertimbangkan kondisi genangan di lingkungan sekolah.

Apabila air telah surut dan ruang kelas kembali dapat digunakan, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka akan dilanjutkan.

Dwi mengatakan banjir yang menggenangi SDN 1 Besole bukan kali pertama terjadi.

Sekolah tersebut kerap terdampak banjir ketika memasuki musim penghujan sehingga kegiatan pembelajaran terkadang harus dialihkan ke rumah.

"Pembelajaran daring dilakukan sembari melihat kondisi banjir di sekolah. Apabila banjir sudah surut, maka pembelajaran kembali tatap muka," katanya.

Dinas Pendidikan berharap kegiatan pembelajaran tetap berlangsung meskipun aktivitas di sekolah sementara terganggu akibat genangan air (*)

Editor: Arifin BH

Share:

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lentera.co.
Lentera.co.