SURABAYA (Lentera) – Fraksi PKS DPRD Jawa Timur menilai kebudayaan perlu ditempatkan sebagai investasi daerah karena memiliki nilai sosial sekaligus potensi ekonomi. Pengembangan seni budaya dinilai tidak cukup berhenti pada upaya pelestarian tradisi, tetapi juga harus mampu membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim, Lilik Hendarwati, mengungkapkan anggaran kebudayaan tidak semestinya dipandang sebagai beban atau sekadar pengeluaran seremonial dalam APBD. Penggunaannya harus diukur dari manfaat yang dihasilkan, mulai dari pendidikan karakter, penguatan identitas daerah, hingga penciptaan peluang ekonomi baru.
“Anggaran tersebut harus dilihat dari sejauh mana manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat, mulai dari pendidikan karakter, penguatan identitas daerah, hingga penciptaan peluang ekonomi baru,” ungkap Lilik, Senin (02/11/2026).
Menurut anggota Komisi C DPRD Jatim tersebut, kegiatan seni budaya juga dapat menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif dan UMKM. Aktivitas kebudayaan melibatkan berbagai sektor, seperti pelaku kuliner, perajin kostum, jasa tata panggung, hingga pekerja seni.
“Ini menjadi peluang emas untuk membangun ekosistem ekonomi berbasis budaya secara komprehensif,” tegasnya.
Lilik juga mendorong pemanfaatan gedung pertunjukan, ruang publik, serta aset milik pemerintah daerah secara lebih produktif untuk kegiatan seni yang terjadwal. Menurutnya, tata kelola aset yang baik dapat memperluas akses masyarakat terhadap seni sekaligus membuka potensi penerimaan daerah.
“Tata kelola yang baik tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap seni, tetapi juga berpotensi menambah penerimaan daerah yang sah,” ujarnya.
Untuk itu, Ia mengingatkan, pengembangan kebudayaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah perlu menyediakan ruang bagi seniman muda, memperkuat kolaborasi antarkomunitas, serta menyusun agenda kebudayaan secara konsisten dengan dampak yang terukur.
“Melalui sinergi antara pelestarian nilai tradisi dan pengelolaan potensi ekonomi yang tepat, pagelaran seni budaya di Jawa Timur diharapkan tidak hanya memperkokoh identitas daerah, tetapi juga memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat luas,” pungkas legislator dari daerah pemilihan Surabaya tersebut. (*)
Reporter: Pradhita
Editor: Lutfiyu Handi




.jpg)

Post a comment