LONDON (Lentera) - Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham telah mengizinkan angkatan bersenjata Inggris, untuk mendukung Arab Saudi dalam pertempuran melawan kelompok Houthi yang menguasai wilayah utara Yaman, demikian laporan jurnalis Bloomberg, Alex Wickham.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Inggris, Ed Miliband telah menyatakan dukungan bagi Riyadh dalam pembicaraan dengan mitranya dari Arab Saudi, di tengah serangan yang dilancarkan oleh kelompok Houthi dari Yaman.
"Kami telah menerima permohonan dukungan militer dari Kerajaan Arab Saudi, dan atas saran Menteri Pertahanan serta Menteri Luar Negeri, tadi malam saya menyetujui hal tersebut bagi layanan pengisian bahan bakar di udara yang bersifat defensif; itulah kesepakatan yang telah kami berikan," demikian kutipan pernyataan Burnham di platform X sebagaimana dilaporkan Wickham mengutip Antara, Selasa (22/9/2026).
Menurut keterangan wartawan itu, PM Burnham menegaskan, bahwa kesepakatan tersebut bersifat sementara dan hanya melibatkan dukungan pertahanan eksklusif.
Diketahui, pada Sabtu (19/9/2026), kelompok Houthi mengumumkan, bahwa mereka telah melancarkan serangan rudal terhadap target-target strategis di Riyadh, serta sejumlah fasilitas milik perusahaan minyak Saudi Aramco di wilayah barat Arab Saudi sebagai tanggapan atas serangan terhadap Yaman.
Kelompok tersebut menyatakan bahwa mereka menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone) dalam serangan-serangan tersebut.
Editor: Arief Sukaputra




.jpg)

Post a comment