10 September 2026

Get In Touch

Grup Djarum Ambil Alih Narasi Besutan Najwa Shihab

Grup Djarum melalui PT Global Digital International (GDI) mengambil alih kendali PT Narasi Citra Sahwahita (ajaib.co.id)
Grup Djarum melalui PT Global Digital International (GDI) mengambil alih kendali PT Narasi Citra Sahwahita (ajaib.co.id)

JAKARTA (Lentera) -Grup Djarum mengambil alih PT Narasi Citra Sahwahita, perusahaan yang menaungi media digital Narasi.

Lewat lengan investasinya, PT Global Digital International (GDI) Grup Djarum telah mendapat persetujuan dari seluruh pemegang saham PT Narasi Citra Sahwahita.

Pengumuman pengambil alihan itu disampaikan Direktur PT Narasi Media Sahwahita Catharina Davy Sopamena di surat kabar, Selasa (8/9/2026).

“Pengambilalihan perseroan oleh PT Global Digital International telah memperoleh persetujuan dari seluruh pemegang saham perseroan,” dikutip dari bloombergtechnoz, Kamis (10/9/2026).

Pergantian pengendali induk usaha Narasi itu sudah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia pada 2 September 2026.

Namun, pengumuman tersebut tidak mengungkapkan nilai transaksi maupun rincian struktur kepemilikan PT Narasi Citra Sahwahita setelah pengambilalihan.

Pengambilalihan Narasi juga menambah portofolio Grup Djarum di industri media dan entertainment.

PT Global Digital International merupakan entitas pendanaan di bawah GDP Venture. Sementara itu, GDP Venture merupakan perusahaan modal ventura yang dimiliki Grup Djarum.

PT Narasi Citra Sahwahita sendiri didirikan pada 2018 dan menaungi Narasi, media digital yang didirikan oleh Dahlia Citra, Najwa Shihab, dan Catharina Davy. Narasi kemudian tercatat dan diverifikasi oleh Dewan Pers pada 29 November 2019.

Sebelumnya, Grup Djarum lebih dahulu menjadi investor awal untuk Narasi pada 2018, saat masa awal perusahaan rintisan Najwa Shihab itu berdiri.

Grup Djarum masuk bersama dengan lengan investasi Gojek, Go-Ventures pada 2018 sebagai investor awal Narasi. Belakangan, Go-Ventures rebranding menjadi Argor.

Kedua perusahaan modal ventura itu membenamkan dana awal untuk mengambil bagian minoritas saham Narasi.

GDI kemudian memberi utang kepada Narasi untuk melanjutkan tahap ekspansi pada 21 Oktober 2021. Belakangan, utang itu dikonversi menjadi saham yang memperbesar porsi kepemilikan Grup Djarum di Narasi.

Lewat RUPS 29 Desember 2025, pemegang saham Narasi menyetujui konversi utang dengan lengan investasi Grup Djarum itu menjadi tambahan modal lewat kompensasi hak tagih sebagai kewajiban penyetoran atas harga saham menjadi 28 saham Seri D atau senilai Rp28 juta menjadi setoran saham dalam Narasi (*)

Editor: Arifin BH

Share:

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lentera.co.
Lentera.co.