MALANG (Lentera) - Kebakaran hutan terjadi di kawasan Gunung Butak, tepatnya di Petak 100 Pos 3, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (1/9/2026). Hingga malam hari, sekitar 99 pendaki masih tercatat belum terevakuasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyampaikan kebakaran tersebut dilaporkan kepada Pusdalops BPBD Kota Batu sekitar pukul 12.46 WIB. Informasi awal diterima dari Paguyuban Ojek Pendakian Gunung Panderman-Butak.
"Berdasarkan laporan sementara BPBD Kabupaten Malang, luasan kawasan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," ujar Sadono, melalui keterangan resmi dalam laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Malang.
Sebagai dampak kebakaran, aktivitas pendakian Gunung Butak ditutup. Hingga laporan diperbarui pada pukul 18.50 WIB, menurutnya sebanyak 167 pendaki telah berhasil dievakuasi, sementara 99 pendaki lainnya masih belum terevakuasi.
"Pendaki yang sudah terevakuasi 167 orang, pendaki yang belum terevakuasi 99 orang," katanya.
Penanganan kejadian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kota Batu, Basarnas, Korem, Polres Batu, Paguyuban Ojek Pos Pendakian, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta unsur masyarakat.
BPBD Kabupaten Malang bersama tim terkait juga telah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan BPBD Kota Batu serta Perhutani. Kebutuhan mendesak dalam penanganan kebakaran tersebut salah satunya berupa gepyok untuk membantu proses penanganan api.
Sementara itu, dikatakan Sadono, Perhutani bersama LMDH dijadwalkan melakukan monitoring dan pengecekan ulang terhadap titik api pada Rabu (2/9/2026).
"Perkembangan kondisi kebakaran hutan di Gunung Butak akan diperbarui melalui laporan selanjutnya," pungkas Sadono. (*)
Reporter: Santi Wahyu
Editor: Lutfiyu Handi




.jpg)

Post a comment