WONOSOBO (Lentera) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyatakan akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya di sektor Pendidikan.
"Gempa di NTT ini merupakan bagian dari musibah yang harus kita terima dengan ikhlas dan sabar. Tetapi, tentu saja kami berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak musibah itu," katanya setelah meresmikan Gedung Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School Kertek Kabupaten Wonosobo, Sabtu (15/8/2026).
Abdul Mu'ti mengatakan kementerian memiliki satuan yang berkaitan dengan penanganan bencana di sektor pendidikan. Satuan tersebut sebelumnya juga telah terlibat dalam penanganan dampak bencana di wilayah Maumere dan Lewotobi, termasuk memberikan bantuan serta mendirikan sekolah bagi masyarakat terdampak.
Terkait dengan gempa bumi di NTT, tim kementerian masih melakukan pendataan untuk mengetahui dampaknya terhadap satuan pendidikan dan jumlah peserta didik di NTT yang terkena dampak bencana.
"Kami sementara masih menghimpun data mengenai sekolah-sekolah yang terdampak dan murid-murid yang terdampak, termasuk juga kemarin kita membahas mengenai murid-murid yang terdampak oleh asap," katanya melansir antara.
Abdul Mu'ti menegaskan perhatian pemerintah saat ini diarahkan kepada anak-anak yang terdampak berbagai bencana. Langkah bantuan selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan oleh tim di lapangan.
Ia menuturkan hingga kini kementerian belum memiliki data pasti mengenai jumlah sekolah maupun siswa yang terdampak gempa. Proses pendataan masih berlangsung dan akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan bentuk bantuan yang akan diberikan. (*)
Editor: Lutfiyu Handi




.jpg)

Post a comment