01 August 2026

Get In Touch

12 Rumah Aspol Panularan Solo Hangus Terbakar, Diduga Dipicu Obat Nyamuk yang Belum Padam

12 rumah aspol Panularan Solo hangus terbakar, Jumat (31/7/2026) -Kompas
12 rumah aspol Panularan Solo hangus terbakar, Jumat (31/7/2026) -Kompas

SOLO (Lentera) -Sebanyak 12 rumah asrama polisi (Aspol) di Jalan Bhayangkara, Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah hangus terbakar, Jumat (31/7/2026) sore.

Salah satu saksi, Dewi Pangastuti (54) mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Kebakaran diduga berasal dari pembakaran obat nyamuk dari sebuah rumah.

"Yang saya tahu tadi kan itu, Om Bambang kan siram-siram. Terus habis itu dia lihat dalam rumah mungkin mambu (tercium bau) gosong-gosong gitu loh. Terus, 'kobongan, kobongan' gitu," ujar Dewi saat ditemui, Jumat (31/7/2026).

Api dengan cepat membakar rumah yang berbahan kayu tersebut. Warga kemudian berjibaku memadamkan api namun api lebih cepat membesar dan merembet ke-11 rumah yang berada dalam satu deretan.

"Terus disemprot pakai selang tapi udah enggak nyandak (tidak sampai). Habis itu terus dibantu sama orang-orang sini, pakai selang-selang banyak itu juga enggak nyandak. Terus akhirnya cepat merembet, kan atasnya kayu semua toh itu. Cepat merembet sampai sana. Habis sekitar 12 rumah," terangnya.

Api terus membesar

Warga yang kesulitan memadamkan api lantaran terbatasnya alat membuat api terus membesar.

"Karena airnya juga mungkin selangnya kan enggak nyampe sana, enggak nyampe dalam. Selangnya. Kalau airnya mungkin banyak, sini ada, situ ada, situ ada. Tapi selangnya yang enggak nyampe," jelasnya.

Warga kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo. Sesaat kemudian sejumlah unit mobil Damkar datang.

"Ya tadi berusaha dipakai selang-selang biasa ini, tapi enggak bisa. Terus manggil itu, Damkar," terangnya.

12 rumah aspol Panularan Solo hangus terbakar, Jumat (31/7/2026) -Kompas
12 rumah aspol Panularan Solo hangus terbakar, Jumat (31/7/2026) -Kompas

Mobil Damkar sempat terhalang sebuah mobil yang terparkir.

Kepanikan semakin menjadi-jadi lantaran pemilik mobil tidak berada di lokasi, warga pun kesulitan memindahkan mobil tersebut.

"Tadi mau ke sini kan di situ ada mobil, jadinya agak sulit. Tapi sempat kena sedikit sih mobilnya. Kena dari yang rumah sini. Mobilnya di bawah pohon," kata dia.

"Enggak ada (pengemudinya). Yang punya pas badminton. mau dikeluarkan tapi enggak bisa. Dikunci apa piye (bagaimana) gitu. Panik banget. Soalnya kan sini orang tua-tua semua. Yang muda kan sedikit," terangnya.

Dugaan penyebab kebakaran

Api diduga berasal dari obat nyamuk yang dinyalakan di dekat tempat tidur.

"Mungkin di sebelah tempat tidur, kan itu katanya udah dimatiin tapi belum dijejek (dimatikan sampai tuntas) gitu. Mungkin kena bawahnya kasur itu kali. Kayak gitu," jelasnya.

Dari 12 rumah tersebut, dua di antaranya tak berpenghuni. Saat kebakaran, sejumlah penghuni berhasil menyelamatkan diri.

"Iya, langsung keluar orang tok gitu. Cuma barang-barangnya itu mungkin yang tertinggal di dalam. Terlalu cepat soalnya apinya," terangnya.

Pantauan Kompas, pemadaman masih berlangsung hingga pukul 17.56 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.