21 July 2026

Get In Touch

Tangul Jebol, 200 Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Tapanuli Tengah

Bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah. (foto:ist/Ant/Pusdalops Sumut)
Bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah. (foto:ist/Ant/Pusdalops Sumut)

MEDAN (Lentera) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 200 kepala keluarga terdampak bencana banjir, yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni mengatakan mengatakan banjir yang melanda ratusan kepala keluarga tersebut, diakibatkan jebolnya tanggul darurat Sungai Aek Siaga Laga, pada Jumat (17/7).

"Berdasarkan laporan, jebolnya tanggul akibat hujan deras melanda wilayah itu," ujar Sri Wahyuni di Medan, Sabtu (18/7/2026) mengutip Antara, Sabtu (19/7/2026).

Yuyun sapaannya mengatakan, ratusan kepala keluarga yang terdampak itu merupakan masyarakat Kelurahan Sipange di Kecamatan Tukka. Akibat peristiwa tersebut, lanjutnya, tidak ada korban luka-luka maupun meninggal dunia.

Ia mengatakan, pemerintah kabupaten setempat telah melakukan berbagai upaya penanganan atas kejadian tersebut, seperti memperkuat koordinasi serta melakukan evakuasi masyarakat.

Selain itu, katanya, BPBD Sumut juga berkoordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

"Kondisi terkini, sungai telah surut dan kembali normal," kata Sri Wahyuni.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.