18 July 2026

Get In Touch

Anggota DPRD Palangka Raya Ingatkan Peran Strategis Sastra dan Budaya Dayak

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa

PALANGKA RAYA (Lentera) – Sastra dan budaya memiliki peran strategis sebagai penuntun moral, penguat identitas, sekaligus jembatan dialog antargenerasi di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa yang menyetujui jika sastra bukan sekadar rangkaian kata, melainkan ruang tempat manusia menyimpan ingatan, merawat nilai, dan membangun peradaban. 

"Melalui sastra kita belajar memahami kehidupan dengan lebih arif, sedangkan melalui budaya kita mengenali akar yang menguatkan langkah menuju masa depan,” papar Debora, Jumat (17/7/2026).

Ia menilai, kemajuan teknologi telah membuat arus informasi bergerak sangat cepat, namun kebijaksanaan tidak selalu berjalan seiring dengan kemajuan tersebut. Karena itu sastra dan budaya diperlukan untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah perubahan zaman.

Lebih lanjut Debora mengatakan, Palangka Raya merupakan kota yang tumbuh di atas keberagaman suku, agama, bahasa, dan tradisi. Keragaman ini merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk membangun masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berkeadaban.

“Budaya Dayak dengan nilai-nilai Huma Betang mengajarkan kita tentang hidup bersama dalam keberagaman, saling menghormati, bergotong royong, dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan," tuturnya.

Nilai-nilai luhur ini dinilai relevan untuk terus dihidupkan melalui karya sastra, penelitian, diskusi ilmiah, maupun aktivitas kebudayaan.

Ia menambahkan, pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur fisik, melainkan juga dari kualitas karakter, kecerdasan budaya, serta kemampuan masyarakat dalam merawat identitasnya di tengah perubahan zaman.

"Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai, menjaga, mengembangkan dan bangga terhadap sastra dan budaya daerah, khususnya sastra dan budaya Dayak," pungkasnya.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.