PALANGKA RAYA (Lentera) -Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional turut dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya, melalui panen raya 600 kilogram melon orange premium.
Keberhasilan panen dari lahan perkebunan Lapas ini mendapat sambutan positif dari Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, karena hal ini menunjukkan komitmen Lapas dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dalam bidang ketahanan pangan, dengan pemanfaatan lahan produktif lewat pengembangan pertanian modern.
"Keberhasilan panen melon orange premium menunjukkan jika pembinaan terhadap warga lapas tidak hanya berfokus pada aspek pembentukan kepribadian, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan kemandirian," papar Hasan, Sabtu (4/7/2026).
Ia berharap melalui pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pembinaan, dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi warga binaan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat nanti.
"Budidaya dilakukan secara intensif, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga proses panen dengan melibatkan warga binaan serta pendampingan petugas," jelasnya.
Sementara itu melon yang dibudidayakan memiliki kualitas unggul, dengan daging buah berwarna oranye cerah, cita rasa manis, tekstur lembut, dengan bobot rata-rata 2 hingga 4 kilogram per buah.
Reporter: Novita|Editor: Arifin BH



.jpg)
