27 June 2026

Get In Touch

Aksi Indonesia Sekarat Berujung Anarkis, Sekdaprov Jatim Sesalkan Perusakan Pagar Grahadi

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono

SURABAYA (Lentera) — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyayangkan aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSekarat yang berujung ricuh dan mengakibatkan kerusakan, pada fasilitas pagar Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/06/2026) malam.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono mengungkapkan tindakan perusakan terhadap fasilitas negara sangat disesalkan, karena Grahadi merupakan simbol Jawa Timur.

“Tahun lalu kita kebakaran. Terima kasih pada pihak keamanan, mohon ini tidak terjadi lagi,” ungkap Adhy saat ditemui di Gedung Negara Grahadi.

Menurutnya, setiap kerusakan yang terjadi pada fasilitas negara akan merugikan seluruh masyarakat.

“Ini adalah simbol dari Jawa Timur. Dirusak kembali,” singkatnya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa yang diikuti ratusan massa di depan Gedung Negara Grahadi, berubah ricuh sekitar pukul 19.05 WIB. Aparat kepolisian dari Polrestabes Surabaya kemudian membubarkan massa menggunakan water cannon, dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Lutfie Sulistiawan.

Diketahui, kericuhan bermula setelah aksi yang semula diisi dengan orasi berubah memanas. Massa yang mengenakan pakaian serba hitam, melakukan pembakaran tumpukan sampah di tengah Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Selain itu, massa juga melempar botol, batu, dan berbagai benda ke arah barisan petugas serta merusak pagar pembatas di sekitar lokasi aksi.

Hingga Jumat malam, pihak kepolisian mengamankan puluhan peserta aksi. Mereka selanjutnya dibawa ke Mapolrestabes Surabaya, untuk dimintai keterangan.

 

Reporter: Pradhita/Editor: Ais

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.