21 June 2026

Get In Touch

Tercatat 40 Jemaah Haji Debarkasi Surabaya wafat 

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam.

SURABAYA (Lentera) - Secara keseluruhan, hingga Jumat (19/6/2026) tercatat 40 jemaah haji Debarkasi Surabaya wafat dalam operasional pemulangan, terdiri atas 34 jemaah wafat di Arab Saudi, 1 jemaah wafat di pesawat saat kepulangan, dan 5 jemaah wafat di debarkasi maupun fasilitas kesehatan setelah kedatangan.

Di satu sisi, dalam keterangan yang diterima Sabtu (20/6/2026), Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya juga mencatat enam jemaah wafat dalam proses pemulangan. Enam jemaah itu  terdiri atas satu jemaah wafat di pesawat dan lima jemaah wafat setelah tiba di Debarkasi Surabaya. Mereka adalah Hery Widianto (69) asal Kota Malang yang wafat di pesawat, Wayan Rohani Suwasti (63) asal Kota Malang, Kasijatin Tiba (70) asal Kota Pasuruan, Darsiman Samsuri (61) asal Kabupaten Tuban, Marsinah Marjan (72) asal Kabupaten Bojonegoro, dan Sri Oetarti (60) asal Kota Surabaya yang wafat setelah mendapatkan penanganan medis di debarkasi.

“Kami terus memberikan perhatian kepada jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Semoga mereka segera pulih dan dapat kembali ke tanah air dalam kondisi sehat,” kata Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam.

Hingga saat ini masih terdapat 12 jemaah yang menjalani perawatan di Arab Saudi dan belum dapat dipulangkan bersama kloternya. PPIH terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan pihak terkait untuk memantau perkembangan kondisi para jemaah tersebut.

PPIH Debarkasi Surabaya akan terus melaksanakan proses pemulangan secara bertahap hingga seluruh kloter tiba di tanah air sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M terus berjalan dengan lancar. Hingga 19 Juni 2026 pukul 23.00 WIB,(PPIH) Debarkasi Surabaya telah menerima kepulangan 71 kloter dengan total 26.897 jemaah dan petugas atau 61 persen dari keseluruhan rencana pemulangan sebanyak 44.000 orang.

Jumlah kedatangan tersebut terdiri atas 26.411 jemaah, 283 petugas kloter, 106 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 97 Pembimbing Ibadah Haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU). Dari total jemaah yang telah tiba, sebanyak 12.169 orang berjenis kelamin pria dan 14.242 orang berjenis kelamin wanita.

As'adul Anam menyampaikan bahwa operasional pemulangan hingga kloter 71 berjalan dengan baik berkat sinergi seluruh unsur pelayanan yang terlibat.

“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya hingga kloter 71 berlangsung lancar. Kami terus memastikan seluruh layanan debarkasi berjalan optimal sehingga jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujar As’adul Anam.

Data operasional menunjukkan tingkat ketepatan waktu penerbangan yang cukup baik. Dari 71 kloter yang telah tiba, sebanyak 51 kloter mendarat tepat waktu, 11 kloter lebih cepat dari jadwal, dan 9 kloter mengalami keterlambatan.

PPIH Debarkasi Surabaya mencatat mutasi keluar sebanyak 189 orang yang terdiri atas 34 jemaah wafat di Arab Saudi, 26 jemaah sakit di Arab Saudi, 10 jemaah tunda pulang, 7 jemaah pulang mandiri, 41 jemaah pindah kloter, 71 seat kosong, dan 101 open seat. Sementara mutasi masuk tercatat sebanyak 88 orang. (*)

Editor : Lutfiyu Handi


 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.