19 June 2026

Get In Touch

Pembicaraan AS-Iran di Swiss Dilaporkan Batal Digelar

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian memperlihatkan dokumen nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatanganinya sebagai upaya mengakhiri perang di Timur Tengah, Kamis (18/6/2026). (AFP)
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian memperlihatkan dokumen nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatanganinya sebagai upaya mengakhiri perang di Timur Tengah, Kamis (18/6/2026). (AFP)

JAKARTA (Lentera) - Pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dijadwalkan berlangsung di Swiss pada Jumat (19/6/2026) dilaporkan batal digelar. Informasi tersebut diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Swiss dan dilaporkan kantor berita RIA Novosti yang mengutip Reuters.

Pembatalan itu terjadi setelah sebelumnya muncul laporan Wakil Presiden AS, JD Vance belum bertolak ke Swiss karena sejumlah aspek teknis terkait pertemuan tersebut belum mencapai tahap final.

Padahal, pada 14 Juni 2026, AS dan Iran telah mengonfirmasi bahwa proses penyusunan draf nota kesepahaman (MoU) telah rampung.

Selanjutnya, pada Kamis (18/6/2026), kedua negara menandatangani MoU tersebut secara daring sebagai langkah awal untuk mengakhiri konflik militer yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026.

Dalam MoU tersebut, AS dan Iran diberikan waktu selama 60 hari untuk merundingkan kesepakatan final mengenai program nuklir Iran serta pencabutan sanksi yang diberlakukan Washington.

Dokumen itu juga memuat tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade lautnya, sementara Iran diwajibkan memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz sesuai jadwal yang telah disepakati.

Editor: Santi/Ant

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.