05 June 2026

Get In Touch

Keluarga Jemaah Haji 2026 Dilarang Jemput di Bandara Soetta, Dialihkan ke Asrama

ARSIP: Jemaah calon haji antre untuk lapor diri melalui Mekkah Route di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten tahun lalu (Ant)
ARSIP: Jemaah calon haji antre untuk lapor diri melalui Mekkah Route di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten tahun lalu (Ant)

TANGERANG (Lentera) -PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengimbau keluarga jemaah haji tahun 2026 untuk tidak melakukan penjemputan langsung di area terminal kedatangan bandara.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menjelaskan, imbauan ini bertujuan untuk menghindari kepadatan serta memastikan kelancaran operasional bandara selama fase kepulangan jemaah.

"Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan penjemputan langsung di area terminal kedatangan bandara guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran operasional," kata Heru dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2026).

Langsung ke Asrama

Heru menyarankan pihak keluarga untuk menjemput para jemaah di asrama haji atau titik debarkasi di masing-masing kabupaten/kota.

"(Untuk) menjaga kelancaran arus kedatangan, jemaah yang tiba di Bandara Internasional Soetta akan terlebih dahulu diberangkatkan menuju debarkasi sebelum kembali ke daerah asal dan bertemu dengan keluarga," ujar Heru.

Terpusat di Terminal 2F

Seluruh proses kedatangan jemaah haji pada periode 2026 dipusatkan melalui Terminal 2F Bandara Soetta.

Pengelola memastikan berbagai fasilitas mulai dari sistem penanganan bagasi hingga fasilitas kesehatan telah siap beroperasi.

Sebagai informasi, fase kepulangan sendiri telah dimulai pada 1 Juni 2026.

Pada hari pertama, tercatat ada 836 jemaah dari dua debarkasi, yakni Pondok Gede dan Bekasi, yang akan mendarat menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

Secara keseluruhan, Bandara Soetta direncanakan melayani kepulangan 34.853 jemaah haji yang terbagi dalam 84 kelompok terbang (kloter) sepanjang periode 1 hingga 30 Juni 2026.

"Kami akan terus menjaga koordinasi dan kesiapan layanan agar seluruh proses kepulangan jemaah dapat berjalan lancar hingga kloter terakhir tiba," ucap Heru, mengutip Kompas (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.