15 May 2026

Get In Touch

Kronologi Kebakaran Gedung PPJT RSUD dr Soetomo, Api Muncul dari Ruang Farmasi

Pemadam kebakaran usai melakukan evakuasi kebakaran di Gedung PPJT RSUD dr Soetomo. (Amanah/Lentera)
Pemadam kebakaran usai melakukan evakuasi kebakaran di Gedung PPJT RSUD dr Soetomo. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera)– Kebakaran yang terjadi di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD dr Soetomo Surabaya, Jumat (15/5/2026) pagi, berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam. Meski api tidak besar dan tidak sempat menjalar ke ruangan lain, kepulan asap tebal memicu evakuasi darurat terhadap puluhan pasien rumah sakit.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik Rehabilitasi Rekonstruksi (Darlog RR) BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti menjelaskan laporan kejadian diterima melalui Command Center 112 pada pukul 06.33 WIB. Petugas gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 06.40 WIB dengan waktu respons tujuh menit.

“Petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan di lokasi kebakaran sekaligus membantu proses evakuasi penghuni gedung,” ujar Linda dalam keterangan resminya, Jumat (15/5/2026).

Kebakaran diketahui terjadi di ruang farmasi lantai lima Gedung PPJT RSUD dr Soetomo yang berada di Jalan Prof Dr Moestopo Surabaya. Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 4x3 meter dari total bangunan enam lantai seluas kurang lebih 10x25 meter persegi.

Api pokok dinyatakan padam pada pukul 07.35 WIB. Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. “Untuk yang terbakar hanya ruangan farmasi di lantai lima dan api tidak menjalar ke ruangan lainnya,” jelasnya.

Akibat insiden tersebut, sebanyak 37 pasien yang berada di Gedung PPJT harus dievakuasi ke lokasi aman. Sebagian pasien dipindahkan ke ruang ROI 2 lantai 3, sementara lainnya dirawat di ruang IGD dan ruang resusitasi.

Namun dalam proses penanganan tersebut, satu pasien atas nama Sutaji (46), warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis IGD RSUD dr Soetomo. Korban sebelumnya dirawat di lantai enam gedung PPJT.

Selain korban meninggal, tiga petugas evakuator dari unsur keamanan rumah sakit juga mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal saat membantu penyelamatan pasien.

Ketiga petugas tersebut yakni Pilar Marga (27), Zulfi Sandi (29), dan Rian Rizki (26). Mereka langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi.

Linda menambahkan, proses penanganan melibatkan sejumlah unsur gabungan, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu wilayah Pusat, Timur, Jemursari dan Kedung Cowek, Polsek Gubeng, Satpol PP, hingga Tim INAFIS Polrestabes Surabaya.

Selain melakukan pemadaman dan pembasahan, petugas gabungan juga melakukan pengamanan lokasi kejadian, evakuasi pasien dan pengunjung, hingga pendataan awal pascakebakaran.

“BPBD juga menyiagakan layanan P3K serta logistik untuk petugas selama proses penanganan berlangsung,” pungkas Linda.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.