15 May 2026

Get In Touch

Empat Petugas RSUD Dr Soetomo Alami Sesak Napas Saat Evakuasi Kebakaran

Petugas membersihkan sisa-sisa kebakaran (Amanah/Lentera)
Petugas membersihkan sisa-sisa kebakaran (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera) -Empat petugas di RSUD Dr Soetomo Surabaya dilaporkan terdampak saat proses penanganan dan evakuasi di area kebakaran yang terjadi di lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD dr Soetomo, Jumat (15/5/2026) pagi.

Para petugas mengalami sesak napas ketika membantu penyelamatan pasien, namun seluruhnya dipastikan telah mendapat penanganan medis dan kondisi terkendali.

Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, dr., Sp.DVE., Subsp.DAI., FINS-DV., FAADV., MARS mengatakan, empat petugas tersebut terdampak saat menjalankan tugas evakuasi di lokasi.

“Ada empat orang tapi alhamdulillah sudah ditangani,” ujar Prof. Cita saat konferensi pers, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, keluhan yang dialami para petugas didominasi sesak napas. Menurutnya, para petugas sebenarnya telah menggunakan alat pelindung, namun tetap terdampak karena harus masuk dan melakukan penyelamatan di area berisiko.

“Iya, sesak napas saja. Mereka sudah menggunakan alat tapi kan menerobos dan seterusnya,” jelasnya.

Prof. Cita memastikan seluruh pasien di sekitar ruang kejadian telah dievakuasi dalam waktu cepat. Sekitar satu jam setelah kejadian, area tersebut sudah dikosongkan karena dinilai masih cukup riskan, termasuk bagi petugas medis sendiri.

“Semua sudah dievakuasi semua. Sejak satu jam setelah itu semuanya sudah karena di sana masih cukup riskan untuk dimasuki oleh petugas-petugas kami sendiri,” tuturnya.

Meski demikian, ia memastikan tidak ada pasien yang mengalami luka bakar maupun cedera serius lainnya akibat insiden tersebut. Pasien yang menggunakan ventilator juga tetap mendapatkan dukungan alat selama proses pemindahan berlangsung.

“Tidak ada luka bakar, tidak ada apa-apa. Karena semua yang pakai ventilator tetap sama, mesinnya diturunkan,” pungkasnya.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.